Tim SAR Masih Melakukan Pencarian ABK KLM Asia Mulia

- Penulis

Senin, 23 Juni 2025 - 14:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Memasuki pencarian hari kelima sejak terjadinya kecelakaan kapal KLM Asia Mulia GT 41 dengan 8 orang penumpang pada hari Kamis, 19 Juni 2025, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap ketiga abk yang hilang di Perairan Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

 

Pagi ini, Senin (23/06/2025), pencarian diperluas hingga 206 nm. Dan masih terus dilanjutkan oleh tim sar gabungan di sekitar Perairan Bantaeng dan Jeneponto.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Tim sar gabungan hari ini dibagi menjadi 4 SRU (_Search Rescue Unit_) yang melakukan pencarian SRU 1 menggunakan KN SAR Kamajaya dengan luas pencarian 206 nm ke arah barat. SRU 2 menggunakan RIB Bantaeng melakukan pencarian hingga 35 nm menuju arah barat dengan radial 259 derajat. SRU 3 menggunakan RIB Syahbandar dengan luas pencarian kurang lebih 30 nm dan radial 271 derajat menuju arah barat. SRU ke empat melakukan pencarian dengan berjalan kaki menyisir sekitar kabupaten Jeneponto sembari menyebarkan informasi kepada masyarakat yang melintas,” ujar Muhammad Arif Anwar, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar.

 

Arif menambahkan bahwa kemarin sempat ditemukan serpihan kapal sehingga sedikit menimbulkan harapan, dan semoga pencarian hari ini ketiga korban yang dalam pencarian dapat ditemukan.

 

“Di hari keempat pencaria kemarin (Minggu,22 Juni 2025) sempat ditemukan serpihan balok yang di duga milik KLM Asia Mulia. Dengan kondisi tersebut, kami berharap dalam pencarian di hari kelima ini, ketiga korban dapat ditemukan dalam keadaan selamat,” tutup Arif.

 

Sebelumnya di ketahui bahwa KLM Asia Mulia yang memuat delapan orang abk dan mengangkut 57 ekor kerbau dengan rute Pulau Rote, NTT menuju ke Pelabuhan Bunge, Kabupaten Jeneponto pada Kamis, 19 Juni 2025 pukul 04.00 wita telah ditabrak oleh kapal besi yang melintas di jalur yang sama, sehingga menyebabkan KLM Asia Mulia terbalik.

 

Adapun data penumpang KLM Asia Mulia adalah sebagai berikut:

 

Korban Selamat

1. Asrul (L / 41 Tahun)

2. Ebit (L/ 30 Tahun)

3. Pence (L / 31 Tahun)

4. Laki (L / 32 Tahun)

5. Supri (L / 25 Tahun )

 

Korban Dalam Pencarian

1. Supriadi Nunung (L /46 Tahun) (Nahkoda)

2. Asdar (L /52 Tahun) (KKM)

3. Aldi (L /27 Tahun) (Kelasi)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kadis Perkimtan Gowa Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi PBG, Langsung Ditahan
Prodi M.Kes UIT Jalani Asesmen Lapangan dari Tim Asesor LAM PTKes, Targetkan Akreditasi Unggul.
Andi Sultan Jadi Pembuka Ujian Tutup Tesis Pascasarjana Unifa Makassar
Car Meet Kalla Toyota Jadi Ajang Silaturahmi Komunitas Otomotif, Hadirkan Fitra Eri hingga Om Mobi
Perkuat Kesiapsiagaan, Kalla Rescue Berlatih di Pulau Samalona 2026
Satu pendaki patah kaki dievakuasi dari Bulu Saukang
Trafik Penumpang Melesat 10,2%, Pelindo Regional 4 Cetak Kinerja Positif
Kreator, Bersiaplah: Kemenekraf, Indosat, dan Adobe Hadir untuk Mengubah Kreativitas Menjadi Peluang Nyata
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:29 WITA

Kadis Perkimtan Gowa Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi PBG, Langsung Ditahan

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:25 WITA

Prodi M.Kes UIT Jalani Asesmen Lapangan dari Tim Asesor LAM PTKes, Targetkan Akreditasi Unggul.

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:53 WITA

Andi Sultan Jadi Pembuka Ujian Tutup Tesis Pascasarjana Unifa Makassar

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:05 WITA

Car Meet Kalla Toyota Jadi Ajang Silaturahmi Komunitas Otomotif, Hadirkan Fitra Eri hingga Om Mobi

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:52 WITA

Perkuat Kesiapsiagaan, Kalla Rescue Berlatih di Pulau Samalona 2026

Berita Terbaru