Inklusi Keuangan Syariah Baru 13,24 Persen, OJK Dorong Perluasan Akses Masyarakat

- Penulis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:05 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FILALIN.COM – Tingkat inklusi keuangan syariah di Indonesia masih menghadapi tantangan besar. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat indeks inklusi keuangan syariah baru mencapai 13,24 persen berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026.

 

Angka tersebut menunjukkan bahwa akses masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan syariah masih perlu diperluas, meskipun industri keuangan syariah terus mengalami pertumbuhan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam survei yang sama, indeks literasi keuangan syariah tercatat sebesar 43,07 persen. Sementara itu, indeks literasi keuangan nasional mencapai 69,57 persen dan indeks inklusi keuangan nasional sebesar 93,61 persen.

 

Perbedaan tersebut menjadi perhatian OJK dalam mendorong peningkatan pemahaman sekaligus pemanfaatan layanan keuangan syariah oleh masyarakat.

 

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah menjadi salah satu arah kebijakan utama lembaganya.

 

Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan pemahaman, keyakinan, keterampilan, sikap, dan perilaku masyarakat dalam menggunakan produk serta layanan keuangan syariah.

 

Friderica menyampaikan hal itu dalam kegiatan Ijtima’ Sanawi 2026 yang digelar OJK bersama Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) di Jakarta, Selasa (20/10/2026).

 

Ia mengajak anggota Dewan Pengawas Syariah (DPS), DSN-MUI, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan terobosan baru agar pertumbuhan inklusi keuangan syariah dapat berlangsung lebih cepat.

 

Menurut Friderica, pengembangan industri tidak cukup hanya mengandalkan pertumbuhan aset. Inovasi produk, peningkatan kualitas layanan, dan penguatan kolaborasi juga dibutuhkan agar layanan keuangan syariah semakin mudah dijangkau dan dimanfaatkan masyarakat.

 

OJK juga menilai penguatan sumber daya manusia dan kapasitas kelembagaan menjadi bagian penting untuk mendukung perluasan layanan tersebut.

 

Di sisi lain, perkembangan teknologi membuka peluang bagi industri untuk menghadirkan produk yang lebih beragam, termasuk melalui kajian aset keuangan digital syariah dan pengembangan tokenisasi sukuk.

 

Dengan penguatan literasi, inovasi, dan sinergi antarpemangku kepentingan, OJK berharap semakin banyak masyarakat mengenal, memahami, dan memanfaatkan layanan keuangan syariah dalam aktivitas ekonomi mereka. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TMMD ke-130 Hadirkan Akses Air Bersih, Warga Barembeng Tak Lagi Bergantung pada Cara Lama
Cegah Longsor dan Kerusakan Jalan, TMMD Kodim Gowa Percepat Pembangunan Talud di Kalebarembeng
Mahasiawa UKM Seni Budaya Ihya ITBA Al Gazali Barru Gelar Workshop Lukis di Ruang Belajar Bantaran Jekneberang
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Optimistis Terus Bertumbuh
Perang Kelompok Marak, Wali Kota Kerahkan Camat-Lurah Patroli Malam Bersama TNI-Polri
OJK dan DSN-MUI Perkuat Peran Pengawas Syariah, Industri Dituntut Jaga Kepercayaan Publik
Pasokan BBM Bertambah, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Penyaluran di Manado, Sangihe, dan sekitarnya Semakin Kondusif
Solusi Ketersediaan Air Bersih, Pabrikasi Tower Sumur TMMD ke-130 Terus Dipercepat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:23 WITA

TMMD ke-130 Hadirkan Akses Air Bersih, Warga Barembeng Tak Lagi Bergantung pada Cara Lama

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:18 WITA

Cegah Longsor dan Kerusakan Jalan, TMMD Kodim Gowa Percepat Pembangunan Talud di Kalebarembeng

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:05 WITA

Inklusi Keuangan Syariah Baru 13,24 Persen, OJK Dorong Perluasan Akses Masyarakat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:49 WITA

Mahasiawa UKM Seni Budaya Ihya ITBA Al Gazali Barru Gelar Workshop Lukis di Ruang Belajar Bantaran Jekneberang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:43 WITA

Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Optimistis Terus Bertumbuh

Berita Terbaru