LAZ Hadji Kalla Gelar Pelatihan Kader Komunitas Kampung Hijau Energi Di Empat Kabupaten Sulawesi Selatan

- Penulis

Kamis, 5 Oktober 2023 - 11:36 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, Yayasan Hadji Kalla melalui LAZ Hadji Kalla sebagai salah satu lembaga yang fokus dalam pengembangan komunitas dan pembangunan berkelanjutan, baru-baru ini memulai pelatihan kader komunitas Kampung Hijau Energi yang dilaksanakan di empat Kabupaten di Sulawesi Selatan. Kegiatan ini sekaligus menandai telah terbangunnya reaktor biogas di empat wilayah tersebut. Program kampung hijau energi ini menggandeng Rizki Utama Masagena (RUM) sebagai mitra pembangun biogas dan yayasan Forum Komunitas Hijau sebagai pendamping komunitas.

Empat kelompok yang mengambil bagian dalam pelatihan ini antara lain adalah Kelompok Tobonga di Kabupaten Sinjai, Kelompok KSPS Salassae di Kabupaten Bulukumba, Kelompok Babussalam Mandiri di Kabupaten Gowa, dan Kelompok Sapa Bontoeng di Kabupaten Bantaeng.

Dihadiri oleh lebih dari 40 peserta yang terdiri dari perwakilan masing-masing kelompok, pelatihan ini berfokus pada materi inti pemantaatan energi terbarukan, khususnya biogas yang terintegrasi dengan pendekatan pertanian yang ramah lingkungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap peserta melalui pelatihan tersebut diharapkan dapat memahami prinsip dan teknologi di balik energi terbarukan, khususnya biogas serta dapat mengintegrasikannya dengan praktik-praktik pertanian berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk mendorong penerapan teknologi hijau di tingkat komunitas, yang tidak hanya meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi jejak karbon, tetapi juga mendukung pertanian berkelanjutan yang dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Ini adalah langkah konkret kami dalam mendukung upaya pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan Indonesia yang berkelanjutan. Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sumber daya energi dengan cara yang efisien dan ramah lingkungan,” ujar Sapril Akhmady, Manager Program Yayasan Hadji Kalla.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pihak pemerintah desa setempat yang melihat pentingnya mengedukasi masyarakat tentang pentingnya energi terbarukan dan pertanian ramah lingkungan dalam upaya menjaga keberlanjutan lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

“Program Kampung Hijau Energi ini menjadi pijakan awal bagi komunitas di KSPS Desa Salassae, untuk mengenalkan energi terbarukan yang dipadukan dengan pertanian ramah lingkungan. Komunitas KSPS sebagai pionir pertanian alami sangat antusias akan kehadiran petani dalam menyebarkan informasi dari pengetahuan dari pelatihan tersebut. Insyaa Allah akan disebar luaskan ke seleruh warga di Desa Salassae khususnya dan di Bulukumba pada umumnya. Kami mengucapkan banyak terima kasih atas terpilihnya KSPS menjadi bagian program Kampung Hijau Energi dari Yayasan Hadji Kalla. Kami merasa bahwa visinya sangat sesuai dengan perjuangan kami menyebarkan gerakan pertanian alami di semua tempat”, jelas Armin Salassae, Pendiri dan Pembina KSPS.

Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi tonggak awal bagi masyarakat di keempat kabupaten tersebut untuk bergerak menuju ke arah yang lebih hijau dan berkelanjutan, serta menjadi contoh bagi kabupaten lainnya di Indonesia. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menembus Lumpur dan Sungai, Perjuangan Membawa Terang hingga Pelosok Sulawesi Selatan
Kedatuan Luwu Tindak Lanjuti Sengketa Lahan Mangade To Magi di Luwu Timur
OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah, Perkuat Pembiayaan Sektor Riil
Hari Kedua IIFS 2026 di Makassar, OJK Fokus Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah dan Perluas Akses Pembiayaan
Golkar Sulsel Tunda Musda Enrekang, Tunggu Surat Diskresi DPP 
Melaju Kencang! Progres 77 Persen Bawa Jalan Tani Kalebarembeng Dekat Garis Akhir
21 Daerah di Sulsel Beralih ke Bank Syariah, OJK Dorong Integrasi Industri Keuangan
DARI GAYA HIDUP AKTIF HINGGA FINANSIAL SEHAT, OJK AJAK MASYARAKAT SULSEL CINTAI KEUANGAN SYARIAH
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:58 WITA

Menembus Lumpur dan Sungai, Perjuangan Membawa Terang hingga Pelosok Sulawesi Selatan

Selasa, 3 November 2026 - 20:23 WITA

Kedatuan Luwu Tindak Lanjuti Sengketa Lahan Mangade To Magi di Luwu Timur

Selasa, 3 November 2026 - 19:54 WITA

OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah, Perkuat Pembiayaan Sektor Riil

Selasa, 3 November 2026 - 14:48 WITA

Hari Kedua IIFS 2026 di Makassar, OJK Fokus Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah dan Perluas Akses Pembiayaan

Selasa, 3 November 2026 - 14:31 WITA

Golkar Sulsel Tunda Musda Enrekang, Tunggu Surat Diskresi DPP 

Berita Terbaru