Luncurkan Kalender Hari Bersejarah di Luwu Raya, KKLR Sulsel: Agar Menjadi Rujukan Bersama

- Penulis

Minggu, 28 April 2024 - 12:44 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, —  – Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Provinsi Sulawesi Selatan meluncurkan kalender hari-hari bersejarah di Luwu Raya melalui website resminya di alamat www.sulsel.kklr.org.

 

Dalam keterangan tertulisnya, Sekretaris BPW KKLR Sulsel Asri Tadda mengatakan bahwa peluncuran kalender hari bersejarah di Luwu Raya tersebut dimaksudkan agar menjadi rujukan semua pihak sekaligus menjaga konsistensi perjuangan Luwu Raya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Ini menjadi rujukan bersama agar tidak terlupakan dan diupayakan menjadi kalender kegiatan yang secara rutin dimeriahkan oleh seluruh Wija to Luwu di manapun berada,” ungkapnya, Minggu, 28 April 2024 di Makassar.

 

Dengan begitu, kata Asri, semangat sebagai Wija to Luwu dapat terus terpelihara terutama dalam menjaga ritme perjuangan membentuk daerah otonom baru (DOB) Provinsi Luwu Raya.

 

“Semangat itu harus terus terjaga, sehingga ikhtiar membentuk DOB Provinsi Luwu Raya bisa membuahkan hasil. Salah satu caranya adalah dengan tidak melupakan sejarah di Luwu Raya dan memperingatinya secara rutin,” jelasnya.

 

Dalam kalender Luwu Raya yang diluncurkan itu, tercantum sejumlah hari penting dan bersejarah di Luwu Raya.

 

Diantaranya adalah Peringatan Hari Jadi Luwu (HJL) pada setiap tanggal 21 Januari. Lalu tanggal 23 Januari dikenang sebagai Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL).

 

Tanggal 23 Januari juga merupalan Hari Ulang Tahun Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR).

 

Selanjutnya adalah Hari Jadi Kota Belopa yang diperingati setiap tanggal 13 Februari. Belopa adalah ibukota Kabupaten Luwu.

 

Hari Jadi Kota Palopo yang sebelumnya diperingati setiap tanggal 2 Juli, kini berubah menjadi tanggal 10 April mengacu pada Undang-undang Nomor 11 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Mamasa dan Kota Palopo di Provinsi Sulawesi Selatan.

 

Kemudian setiap tanggal 27 April diperingati sebagai Hari Jadi Kabupaten Luwu Utara yang beribukota Masamba dan setiap tanggal 3 Mei diperingati sebagai Hari Jadi Kabupaten Luwu Timur dengan ibukota Malili.

 

Yang terakhir adalah 29 Oktober yang diperingati sebagai Masamba Affair, peristiwa bersejarah dimana pemuda Masamba menghadang penyerangan militer NICA pada tanggal 29 Oktober 1949.

 

Dihubungi terpisah, Ketua BPW KKLR Sulsel Ir Hasbi Syamsu Ali mengharapkan kalender penting Luwu Raya dapat menjadi stimulan perjuangan di masa mendatang.

 

“Prinsipnya adalah jas merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah. Karena dari situlah kita bisa menggali spirit perjuangan para leluhur yang melandasi mengapa Luwu Raya harus bisa mandiri dan otonom menjadi Provinsi, sebagaimana ungkapan Tana Luwu Wanua Mappatuo Naewai Alena,” ungkapnya.

 

Karena itu, Hasbi berharap kalender hari penting Luwu Raya ini bisa menjadi agenda pemersatu para Wija to Luwu. “Kalau bisa dijadikan agenda bersama, diperingati dengan meriah dan penuh makna, ini tentu bisa menjadi perekat bagi kita semua,” pungkasnya.*

 

*KALENDER PENTING LUWU RAYA*

21 Januari: Hari Jadi Luwu (HJL)

23 Januari: Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) dan Hari Ulang Tahun (HUT) KKLR

13 Februari: HUT Kota Belopa

10 April: HUT Kota Palopo

27 April: HUT Luwu Utara

3 Mei: HUT Luwu Timur

29 Oktober: Masamba Affair. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menembus Lumpur dan Sungai, Perjuangan Membawa Terang hingga Pelosok Sulawesi Selatan
Kedatuan Luwu Tindak Lanjuti Sengketa Lahan Mangade To Magi di Luwu Timur
OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah, Perkuat Pembiayaan Sektor Riil
Hari Kedua IIFS 2026 di Makassar, OJK Fokus Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah dan Perluas Akses Pembiayaan
Golkar Sulsel Tunda Musda Enrekang, Tunggu Surat Diskresi DPP 
Melaju Kencang! Progres 77 Persen Bawa Jalan Tani Kalebarembeng Dekat Garis Akhir
21 Daerah di Sulsel Beralih ke Bank Syariah, OJK Dorong Integrasi Industri Keuangan
DARI GAYA HIDUP AKTIF HINGGA FINANSIAL SEHAT, OJK AJAK MASYARAKAT SULSEL CINTAI KEUANGAN SYARIAH
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:58 WITA

Menembus Lumpur dan Sungai, Perjuangan Membawa Terang hingga Pelosok Sulawesi Selatan

Selasa, 3 November 2026 - 20:23 WITA

Kedatuan Luwu Tindak Lanjuti Sengketa Lahan Mangade To Magi di Luwu Timur

Selasa, 3 November 2026 - 19:54 WITA

OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah, Perkuat Pembiayaan Sektor Riil

Selasa, 3 November 2026 - 14:48 WITA

Hari Kedua IIFS 2026 di Makassar, OJK Fokus Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah dan Perluas Akses Pembiayaan

Selasa, 3 November 2026 - 14:31 WITA

Golkar Sulsel Tunda Musda Enrekang, Tunggu Surat Diskresi DPP 

Berita Terbaru