Sukses Digelar, Workshop dan Apresiasi Jurnalis 2024 Kehadiran Pemateri Handal dari LPS, OJK dan PJI

- Penulis

Senin, 27 Mei 2024 - 08:09 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, – Workshop dan Apresiasi Jurnalis 2024 yang di selenggarakan di Aerotel Smile Sukses digelar dengan kehadiran pemateri-pemateri handal dan berkompetendi bidangnya.

 

Dalam kegiatan ini hadir tiga pemateri antara lain Plt Kepala Divisi, Edukasi, Humas dan Hublem Kantor LPS III Kota Makassar, Y Dadi Hermawan, Analis Deputi Direktur Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Meilthon Purba dan Ketua Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulsel, Syafril Rahmat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam materinya terkait LPS dan Sinerginya bersama Media, Y Dadi Hermawan menjelaskan perbedaan tugasnya dengan OJK.

 

“Bedanya OJK dan LPS, OJK urusannya bank hidup, LPS urusannya bank mati. Jadi, selama bank hidup itu urusan teman-teman OJK. Kalau LPS bank mati, Istilahnya tukang jagal,” jelas Dadi saat membuka materinya Minggu (26/5/2024).

 

Dadi menjelaskan tugas dari LPS adalah melikuidasi bank, “Dari masyarakat menyimpan di bank, kalau banknya gagal, disini kuncinya karena LPS yang menjamin atau menjaga Bank. Juga akan dilikuidasi dan menjual aset-aset bank untuk menganti kerugian. LPS punya 5 hari sejak verifikasi di mulai dan maksimal 90 hari kerja untuk membayar klaim. Sekarang pembayaran klaim 60 hari . Jadi LPS nalangin dulu, setelah aset bank dijual, itu yang akan mengganti uang LPS,”terangnya

 

“Sinergi dengan media, LPS punya kampanye yakni mengajak masyarakat menabung di bank karena simpanan anda akan aman dijamin LPS. Jadi pilih mana nabung di bank atau di luar. Biasanya orang-desa banyak yang nabung di luar bank,” tambahnya

 

Dadi menambahkan, LPS maksimal menjamin uang nasabah 2 Miliar perbank. “Jadi jika banyak uang, harus di pisah-pisah tabungannya, misalnya perbank misal 2 M,” ungkapnya

 

Lebih jauh, penjaminan LPS meliputi 3 T yakni Tercatat didalam pembukuan bank, Tidak boleh bunga simpanan melebihi rate, dan Tidak melakukan tindak pidana dibidang perbankan.

 

Sementara itu, Analis Deputi Direktur Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Meilthon Purba mengatakan OJK memiliki peran salah satunya untuk mengedukasi masyarakat tentang perbankan. Menurutnya saat OJK melayani pengaduan berbagai masalah terutama terkait perbankan.

 

“Banyaknya pengaduan mencerminkan rendahnya literasi masyarakat. Salah satu yang marak terjadi adalah masyarakat menganggap asuransi dan investasi sama padahal esensinya berbeda. Ini biasanya disebabkan informasi yang tidak selesai dari marketingnya,” ungkap Meilthon

 

Lebih jauh, Meilthon juga membagikan banyak tips untuk terhindar dari investasi ilegal hingga kejahatan keuangan digital. Intinya, saat ingin berinvestasi harus selalu memperhatikan 2L yakni legal dan logis agar tidak tertipu dan menjadi korban investasi ilegal.

 

“Banyak orang yang tertipu investasi. Yang terpenting investasi ini mengandung 2L yakni legal dan Logis. Selain itu yang marak digunakan juga pinjaman online namun sebenarnya ada yang legal dan ilegal. Yang legal 160 perusahaan, namun yang ilegal hingga 4000 perusahaan nah ini yang bahaya sekali. Yang menjadi masalah dikemudian hari biasanya meminta mengakses kontak dan galeri dan ini banyak korban,” jelasnya.

 

Ketua PJI Sulsel, Syafril Rahmat, memberikan apresiasi kepada KJS yang telah menghelat kegiatan ini. Diakuinya workshop semacam ini perlu untuk meningkatkan kapasitas jurnalis, khususnya bagi yang meliput bidang ekonomi.

 

“Workshop semacam ini juga penting, karena jurnalis butuh upgrading, apalagi kan banyak istilah ekonomi yang belum tentu diketahui,” tuturnya.

 

Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan edukasi menarik dan berhadiah seputar produk Alfagift dan Informasi. Selain itu, kegiatan ini ikut disupport berbagai instansi dan perusahaan di kota Makassar. Di antaranya OJK, Toyota, GMTD, Solid Gold Berjangka, Astra Motor Honda, Mitsubishi, Informa, Informa Elektronik, Kalla Group, Kalla Land and Property, Alfamart, Alfamidi, Browcyl, Unibos, Wardah, Claro, Mercure, Golden Tulip, Gammara, Swissbelinn Panakkukang, Dalton, Santika, dan Four Point by Sheraton. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menembus Lumpur dan Sungai, Perjuangan Membawa Terang hingga Pelosok Sulawesi Selatan
Kedatuan Luwu Tindak Lanjuti Sengketa Lahan Mangade To Magi di Luwu Timur
OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah, Perkuat Pembiayaan Sektor Riil
Hari Kedua IIFS 2026 di Makassar, OJK Fokus Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah dan Perluas Akses Pembiayaan
Golkar Sulsel Tunda Musda Enrekang, Tunggu Surat Diskresi DPP 
Melaju Kencang! Progres 77 Persen Bawa Jalan Tani Kalebarembeng Dekat Garis Akhir
21 Daerah di Sulsel Beralih ke Bank Syariah, OJK Dorong Integrasi Industri Keuangan
DARI GAYA HIDUP AKTIF HINGGA FINANSIAL SEHAT, OJK AJAK MASYARAKAT SULSEL CINTAI KEUANGAN SYARIAH
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:58 WITA

Menembus Lumpur dan Sungai, Perjuangan Membawa Terang hingga Pelosok Sulawesi Selatan

Selasa, 3 November 2026 - 20:23 WITA

Kedatuan Luwu Tindak Lanjuti Sengketa Lahan Mangade To Magi di Luwu Timur

Selasa, 3 November 2026 - 19:54 WITA

OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah, Perkuat Pembiayaan Sektor Riil

Selasa, 3 November 2026 - 14:48 WITA

Hari Kedua IIFS 2026 di Makassar, OJK Fokus Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah dan Perluas Akses Pembiayaan

Selasa, 3 November 2026 - 14:31 WITA

Golkar Sulsel Tunda Musda Enrekang, Tunggu Surat Diskresi DPP 

Berita Terbaru