Kanwil Kemenkumham Sulsel Tarik 36 Petugas LPKA Kelas II Maros, Buntut 3 Napi Anak Kabur

- Penulis

Selasa, 13 Desember 2022 - 15:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FILALIN, MAKASSAR – Sebanyak 36 orang petugas di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) II Maros ditarik ke Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulsel.

Penarikan tersebut merupakan buntut dari kaburnya 3 orang napi anak.

Ketiganya diketahui berinsial S (17), yang merupakan warga Desa Pujanting Barru, AS (18) Warga Desa Cimpu, Kabupaten Luwu dan YA (17) yang juga merupakan warga Kelurahan Bone Pute, Kabupaten Luwu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di mana, satu napi anak yang kabur berhasil diamankan atas nama YA yang sebelumnya melarikan diri dari LPKA Kelas IIA Maros, berhasil kembali ditangkap oleh Tim Pencarian LPKA Maros di Jalan Pampang Makassar, Senin kemarin.

Kelapa LPKA Kelas II Maros, Mildar mengatakan sejauh ini pihak Kemenkumham Sulsel sudah melakukan ppemeriksaan terhadap 8 orang petugas LPKA Maros terkait kaburnya 3 napi anak tersebut.

“8 orang. (Diperiksa) kemarin,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Selasa (13/12/22).

Sementara, kata dia, sebanyak 36 petugas LPKA Kelas II Maros ditarik ke Kanwil Kemenkumham Sulsel dan digantikan dengan petugas Bantuan Kendali Operasi (BKO).

“36 orang. Diganti (untuk kepentingan pemeriksaan pasca 3 napi anak kabur),” jelasnya.

Adapun BKO yang dikirim ke LPKA Kelas II Maros untuk membantgu pengamanan pasca 3 napi anak tersebut kabur dengan memanjat tembok setinggi 4 meter.

“(Penambahan BKO) untuk mengevaluasi saja yang ada di Maros karena berkaitan dengan sering ada pelarian. Jadi dievaluasi oleh pimpinan. Untuk sementara dulu yang bertugas di lapas Maros ini ditarik dulu untuk diganti dengan BKO dari luar,” tandasnya.

Sebelumnya, Lembaga Pusat Kajian Advokasi Anti Korupsi (PUKAT) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyoroti kaburnya tiga orang napi anak Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Maros.

PUKAT Sulsel pun meminta Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulsel segera mengevaluasi kinerja dan sistem penjagaan di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Maros.

“Ada sistem yang diduga tidak beres di sana, perlu ada evaluasi besaran-besaran di sana, kok selalu terjadi ada napi kabur di sana,”tegas Direktur PUKAT Sulsel, Farid Mamma sata dikonfirmasi, Selasa (13/12/22).

Olehnya, ia meminta Kanwil Kemenkumham Sulsel bertindak tegas dengan memberikan sanksi tegas atas dugaan kelalaian yang dilakukan oleh jajarannya di LPKA Kelas II Maros.

“Copot Kalapas dan KPLP nya karena tidak dapat menjalankan amanah Undang-undang dengan baik dan maksimal. Kejadian napi kabur di sana terus berulang dan hingga saat ini semuanya belum ada yang berhasil ditangkap kembali,” jelsnya.

Farid Mamma berharap kaburnya napi di LPKA Kelas II Maros tersebut, betul dikarenakan dugaan kelalaian semata. Bukan karena ada dugaan unsur kesengajaan. Apalagi melihat momen menjelang pergantian tahun.

“Yah semoga saja. Itupun kalau memang disebabkan karena kelalaian, juga harus tetap diberi sanksi tegas. Terutama pimpinannya dalam hal ini Kalapas dan KPLP yang diduga tidak becus dalam mengawasi petugasnya,” tandasnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LIMA PENDAKI TERSAMBAR PETIR DI PUNCAK GUNUNG MONROLO MAROS, SATU ORANG MENINGGAL DUNIA
DUA PENDAKI CEDERA DAN ASMA DI GUNUNG BULUBARIA, TIM SAR GABUNGAN DIKERAHKAN
Melalui Kampanye Nasional (KAMNAS), FoSSEI SulSelBarTra & Maluku Ajak Generasi Muda Belajar dan Mengenal Ekonomi Syariah Melalui Aksi Literasi
HMJ Perbankan Syariah Sukses Gelar Studium General
Personel Polres Gowa Amankan Pemberangkatan Jemaah Haji Kloter 41 Tahun 2026
Unit Turjawali 1 Samapta Polres Gowa Gelar Patroli Kota, Sambangi Gereja Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Basarnas Makassar Temukan Kedua Korban Terseret Arus Sungai Buakkang dalam Kondisi Meninggal Dunia
Anggota Komisi I DPR RI Soroti Ancaman Kejahatan Digital dalam Dialog Kebangsaan di Gowa
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 10:42 WITA

LIMA PENDAKI TERSAMBAR PETIR DI PUNCAK GUNUNG MONROLO MAROS, SATU ORANG MENINGGAL DUNIA

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:25 WITA

DUA PENDAKI CEDERA DAN ASMA DI GUNUNG BULUBARIA, TIM SAR GABUNGAN DIKERAHKAN

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:05 WITA

Melalui Kampanye Nasional (KAMNAS), FoSSEI SulSelBarTra & Maluku Ajak Generasi Muda Belajar dan Mengenal Ekonomi Syariah Melalui Aksi Literasi

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:46 WITA

HMJ Perbankan Syariah Sukses Gelar Studium General

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:09 WITA

Personel Polres Gowa Amankan Pemberangkatan Jemaah Haji Kloter 41 Tahun 2026

Berita Terbaru