Terdakwa Kasus Korupsi Terbesar Kedua Divonis Nihil

- Penulis

Jumat, 13 Januari 2023 - 21:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FILALIN, JAKARTA – Benny Tjokrosaputro, terdakwa kasus korupsi pengelolaan dana PT Asabri (Persero) lolos dari tuntutan hukuman mati. Ia divonis nihil oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kamis (12/1/2023).

Vonis nihil ini dijatuhkan karena Benny telah dihukum penjara seumur hidup dalam kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

“Karena terdakwa sudah dijatuhi pidana seumur hidup dalam perkara PT Asuransi Jiwasraya, maka pidana yang dijatuhkan dalam perkara a quo adalah pidana nihil,” ucap hakim ketua sidang putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (12/1/2023).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terdapat beberapa alasan dari hakim yang memutuskan menjatuhkan vonis nihil terhadap Benny. Pertama, hakim menilai JPU melanggar asas penuntutan karena menuntut di luar pasal yang di dakwakan.

Baca Juga : Polisi Makassar Bongkar Jaringan Narkoba Internasional… 43 Kg Sabu Gagal Edar

Kedua, hakim menilai JPU tak bisa membuktikan kondisi-kondisi tertentu di kasus ini.

Ketiga, hakim menilai korupsi yang di lakukan Benny dilakukan saat negara dalam kondisi aman.
“Terdakwa tak terbukti melakukan korupsi secara pengulangan,” ucap hakim.

“Keempat, terdakwa tak terbukti melakukan korupsi secara pengulangan. Menurut hakim, perkara Jiwasraya dan Asabri terjadi secara berbarengan,” kata hakim.

Selain itu, hakim menjatuhkan vonis tambahan berupa mengganti rugi uang negara sebanyak Rp 5,733 triliun.

“Menjatuhkan pidana tambahan pada terdakwa untuk membayar uang pengganti kepada negara sebesar Rp 5.733.250.247.731 (5,733 triliun),” kata hakim.

Sebelumnya, Benny di tuntut hukuman mati oleh jaksa penuntut umum (JPU) karena terbukti melakukan korupsi sebesar Rp 22,7 triliun. Benny terbukti melakukan tindak korupsi terkait pengelolaan keuangan dan dana investasi di PT Asabri pada tahun 2012-2019.

Baca juga : Revaldo 3 kali berkasus Narkoba ! Netizen, Kirain Di Film Doang

Hal yang meringankan vonis nihil ini karena Benny di anggap bersikap kooperatif dan sopan selama persidangan.

“Hal yang meringankan terdakwa kooperatif dan bersikap sopan di persidangan, terdakwa adalah tulang punggung keluarga,” ujarnya.

Kejaksaan Agung (Kejagung) pun merespons vonis nihil yang dijatuhkan kepada Benny Tjokro.
“Itu kita masih pelajari. Pokoknya di pelajari dan kita menghormati putusan hakim. Ada pendapat dari pimpinan dari JPU baru kita sampaikan ya,” imbuh Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Ketut Sumedana.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HGU Berakhir, PT Lonsum Masih Bertahan di Tanah Adat Kajang: Ammatoa Serukan Perjuangan Damai, Kuasa Hukum Adat Ingatkan Potensi Konflik
Mitsubishi Akui Terlambat Laporkan Akuisisi PT Coates Hire Indonesia ke KPPU
Kadis Perkimtan Gowa Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi PBG, Langsung Ditahan
Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Lansia yang Hilang di Desa Abbanuange Soppeng
Dugaan Isi LPG 3 Kg Tak Sesuai Takaran di Luwu Utara Viral, Warga Minta Pemeriksaan Agen
Pelaku Pengancaman Istri yang Viral di Media Sosial Ditangkap Resmob Polsek Rappocini
Pria Lompat dari Jembatan Kembar Gowa, Tim SAR Lakukan Pencarian di Sungai Jeneberang
OJK Minta Korban Dugaan Investasi Bodong di Purwokerto Segera Melapor
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:42 WITA

HGU Berakhir, PT Lonsum Masih Bertahan di Tanah Adat Kajang: Ammatoa Serukan Perjuangan Damai, Kuasa Hukum Adat Ingatkan Potensi Konflik

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:16 WITA

Mitsubishi Akui Terlambat Laporkan Akuisisi PT Coates Hire Indonesia ke KPPU

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:29 WITA

Kadis Perkimtan Gowa Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi PBG, Langsung Ditahan

Senin, 15 Juni 2026 - 10:40 WITA

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Lansia yang Hilang di Desa Abbanuange Soppeng

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:27 WITA

Dugaan Isi LPG 3 Kg Tak Sesuai Takaran di Luwu Utara Viral, Warga Minta Pemeriksaan Agen

Berita Terbaru