Perbankan Sulsel Tumbuh Positif, Aset Capai Rp201,34 Triliun OJK Sulselbar: Pertumbuhan Didukung Stabilitas dan Optimisme Masyarakat

- Penulis

Selasa, 29 April 2025 - 18:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Sektor perbankan di Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan kinerja positif hingga Februari 2025. Berdasarkan data yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua, total aset perbankan tumbuh sebesar 5,44 persen secara tahunan (year on year/yoy), dengan nilai mencapai Rp201,34 triliun.

Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlisan, mengungkapkan bahwa pertumbuhan tersebut mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan yang terus membaik.

“Kami melihat tren positif ini sebagai hasil dari kepercayaan masyarakat yang tetap terjaga serta stabilitas sektor jasa keuangan di Sulawesi Selatan. Ini adalah sinyal kuat bahwa perekonomian daerah terus bergerak ke arah yang lebih baik,” ujar Muchlisan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat tumbuh 6,19 persen (yoy) menjadi Rp135,06 triliun. Struktur DPK di Sulawesi Selatan masih didominasi oleh tabungan dengan porsi mencapai 58,87 persen.

Sementara itu, penyaluran kredit tumbuh 4,39 persen (yoy) dengan nominal mencapai Rp165,03 triliun. Kredit produktif masih mendominasi dengan pangsa 54,01 persen. Namun, pertumbuhan kredit terbesar justru datang dari kredit konsumtif yang naik signifikan sebesar 9,75 persen.

“Meski kredit produktif masih menjadi pendorong utama, pertumbuhan kredit konsumtif menunjukkan meningkatnya daya beli masyarakat dan aktivitas konsumsi, yang juga berkontribusi pada geliat ekonomi,” tambah Muchlisan.

Jika dilihat berdasarkan sektor ekonomi, kredit terbesar disalurkan pada sektor perdagangan besar dan eceran, dengan share sebesar 23,15 persen.

Dari sisi intermediasi, kinerja perbankan di Sulawesi Selatan tetap solid. Rasio Loan to Deposit (LDR) berada pada level 124,45 persen, menunjukkan tingginya penyaluran kredit terhadap dana yang dihimpun. Sementara itu, rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) tercatat sebesar 2,89 persen, masih dalam batas yang sehat.

OJK optimistis tren positif ini akan terus berlanjut seiring dengan penguatan ekonomi daerah serta dorongan digitalisasi di sektor keuangan. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Warung ke Marketplace: Peran BNI Mengubah UMKM Naik Kelas
DORONG PENGEMBANGAN EKONOMI DAERAH KANTOR OJK PROVINSI SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT GELAR FOCUS GROUP DISCUSSION & DISEMINASI RISET AKSES KEUANGAN
Haka Auto Standardisasi Penanganan Keluhan Konsumen, Perkuat Respons Cepat di Seluruh Jaringan Dealer
Basarnas Makassar Terjunkan Tim Rescue Bone Cari Lansia yang Hilang di Arasoe Bone
Indosat Ooredoo Hutchison Dorong Akselerasi AI Terapan Skala Nasional, Hasilkan Pembagian Dividen yang Solid
PT Pegadaian Kanwil VI Sulselbarra Maluku Salurkan Bantuan Renovasi Masjid Babul Jannah di Bissoloro Kabupaten Gowa
PT Pegadaian Kanwil VI Sulselbarra Maluku Salurkan Beasiswa untuk 20 Siswa Berprestasi dan Kurang Mampu di SMK Negeri 2 Maros
59 Tahun BULOG: Petani, Beras, dan Harapan yang Terus Dijaga
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:10 WITA

Dari Warung ke Marketplace: Peran BNI Mengubah UMKM Naik Kelas

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:49 WITA

DORONG PENGEMBANGAN EKONOMI DAERAH KANTOR OJK PROVINSI SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT GELAR FOCUS GROUP DISCUSSION & DISEMINASI RISET AKSES KEUANGAN

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:09 WITA

Haka Auto Standardisasi Penanganan Keluhan Konsumen, Perkuat Respons Cepat di Seluruh Jaringan Dealer

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:10 WITA

Basarnas Makassar Terjunkan Tim Rescue Bone Cari Lansia yang Hilang di Arasoe Bone

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:50 WITA

Indosat Ooredoo Hutchison Dorong Akselerasi AI Terapan Skala Nasional, Hasilkan Pembagian Dividen yang Solid

Berita Terbaru