Investor Pasar Modal di Sulsel Tembus 407 Ribu, Transaksi Saham Capai Rp4,23 Triliun

- Penulis

Rabu, 30 April 2025 - 09:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, Filalin.com — Minat masyarakat Sulawesi Selatan terhadap pasar modal terus menunjukkan tren positif. Hingga Februari 2025, jumlah investor pasar modal yang tercatat melalui Single Investor Identification (SID) mencapai 407.590 investor, tumbuh signifikan sebesar 21,22 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

 

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Barat, Moch. Muchlasin, mengungkapkan bahwa pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya literasi dan inklusi keuangan masyarakat terhadap produk-produk pasar modal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Khusus untuk investor reksa dana, jumlahnya mendominasi dengan 388.991 SID, tumbuh sebesar 21,15 persen. Ini menunjukkan masyarakat semakin tertarik pada instrumen investasi yang terjangkau dan mudah diakses,” ujar Muchlasin.

 

 

 

Selain itu, nilai transaksi saham di Sulawesi Selatan sampai Februari 2025 tercatat mencapai Rp4,23 triliun, menandakan aktivitas pasar modal yang semakin aktif dan dinamis.

 

Kinerja Sektor Jasa Keuangan Lainnya

 

Muchlasin juga memaparkan perkembangan sektor jasa keuangan lainnya, seperti sektor Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP). Total penjaminan perusahaan penjaminan tumbuh 20,67 persen menjadi Rp807 miliar, sementara total aset dana pensiun meningkat 3,59 persen menjadi Rp1,60 triliun.

 

Di sektor Lembaga Pembiayaan, Modal Ventura, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML), total piutang perusahaan pembiayaan tercatat tumbuh 5,41 persen menjadi Rp19,06 triliun. Meski demikian, pembiayaan oleh perusahaan modal ventura mengalami kontraksi sebesar -7,21 persen.

 

Kinerja positif juga terlihat di sektor pergadaian dan fintech. Total pinjaman yang disalurkan perusahaan pergadaian pada Januari 2025 mencapai Rp7,71 triliun, tumbuh 28,09 persen, sementara outstanding pinjaman dari fintech peer to peer (P2P) lending melonjak 48,70 persen menjadi Rp1,84 triliun. Tingkat wanprestasi (TWP90) P2P lending juga tetap terkendali di angka 1,69 persen.

 

“Kami melihat ekosistem keuangan di Sulawesi Selatan semakin berkembang secara sehat, didukung oleh pertumbuhan investor, penguatan sektor pembiayaan, serta terjaganya kualitas kredit digital,” tutup Muchlasin. (*)

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KALLA Peringati 74 Tahun Perjalanan dengan Semangat “Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow”
Mulai 2027, OJK Ambil Alih Pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
Kanwil BPN Sulsel Perkuat Koordinasi Program Strategis ATR/BPN
Haka Auto Ajak Komunitas Rasakan Efisiensi BYD M6 DM dan Teknologi V2L
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Raih Dua Penghargaan pada International Association of Business Communicators (IABC) Indonesia Awards 2026
Komisi V DPR Tinjau Layanan Pelabuhan Makassar
Dorong Guru Melek AI , MAFIDO Makassar Kolaborasi dengan KKG 
Tim Cara’de PPK Ormawa BEM KMF TP UH Gelar Lokakarya dan Paparkan Hasil Program Smart Hydro-Feed Farming di Desa Tinggimae
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 16:40 WITA

KALLA Peringati 74 Tahun Perjalanan dengan Semangat “Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow”

Sabtu, 19 September 2026 - 16:22 WITA

Mulai 2027, OJK Ambil Alih Pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

Sabtu, 19 September 2026 - 15:40 WITA

Kanwil BPN Sulsel Perkuat Koordinasi Program Strategis ATR/BPN

Sabtu, 19 September 2026 - 13:14 WITA

Haka Auto Ajak Komunitas Rasakan Efisiensi BYD M6 DM dan Teknologi V2L

Sabtu, 19 September 2026 - 09:54 WITA

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Raih Dua Penghargaan pada International Association of Business Communicators (IABC) Indonesia Awards 2026

Berita Terbaru