SD Islam Athirah 2 Lestarikan Kue Tradisional Melalui P5

- Penulis

Sabtu, 17 Mei 2025 - 15:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,– SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga melaksanakan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) untuk kelas 5 dengan tema “Kearifan Lokal” dan topik “Kue Tradisional Warisan Nenek Moyang” pada Jumat, 16 Mei 2025.

 

Kegiatan ini melibatkan 81 siswa yang terbagi dalam 16 kelompok. Para siswa belajar membuat dan menyajikan kue tradisional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

P5 ini bertujuan menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap kue tradisional, serta mendorong keinginan untuk melestarikan dan memahami proses pembuatannya, termasuk filosofi dan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

 

Koordinator P5, Renny Mulyani, S.Pd., Gr., memotivasi siswa untuk fokus mengikuti instruksi pemateri dan bekerja sama dalam tim.

 

“Dalam pembuatan kue, kerja sama tim sangat penting. Ikuti instruksi dari pemateri agar kita berhasil membuat kue tradisional yang cantik dan manis,” ujarnya.

 

Dimensi yang ingin dicapai dalam P5 ini adalah gotong royong, kebhinekaan, dan kreativitas. Elemen yang diusung adalah kolaborasi, mengenal dan menghargai budaya, serta menghasilkan karya orisinal.

 

Sebelum memulai kegiatan, pemateri, Kak Afni, menjelaskan tentang kue tradisional yang akan dibuat. Kue ini sering disajikan dalam acara keluarga dan melambangkan kelembutan, kecantikan, dan manisnya kehidupan.

 

“Kue ini disebut cantik manis atau nona manis karena melambangkan kecantikan. Rasanya manis, kenyal, dan teksturnya lembut,” jelasnya.

 

“Kue cantik manis ada dua jenis, warna pink dan hijau. Kita akan membuat yang warna hijau,” tambahnya.

 

Seluruh siswa antusias mengikuti setiap tahapan pembuatan kue. Mereka aktif bertanya kepada pemateri dan guru. Setelah selesai, setiap kelompok menyajikan kue hasil kreasi mereka untuk dinikmati bersama.

 

(*/Citizen Reporter: Ilham Mais, S.Pd., M.Pd., Gr.)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK SULSELBAR DAN PEMKAB BULUKUMBA PERKUAT LITERASI KEUANGAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PROGRAM EKI DAN KNMP
Pengukuhan Pengurus BPC PHRI Kepulauan Selayar Periode Baru, Dorong Penguatan SDM dan Pariwisata Daerah
Basarnas Makassar Temukan Kedua Korban Terseret Arus Sungai Buakkang dalam Kondisi Meninggal Dunia
FKM UIT Jalin MoA dengan Empat Sekolah di Bulukumba, Implementasikan Kerja Sama melalui Sosialisasi Manajemen Bencana
OJK SULSELBAR PERKUAT LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN MELALUI SINERGI PROGRAM EKOSISTEM KEUANGAN INKLUSIF DAN KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH DI DESA ANGKUE KABUPATEN BONE
Anggota Komisi I DPR RI Soroti Ancaman Kejahatan Digital dalam Dialog Kebangsaan di Gowa
Mimpi Anak Pulau Itu Kini Bernama Sarjana
Ketika Data Menjadi Senjata Pembangunan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 12:54 WITA

OJK SULSELBAR DAN PEMKAB BULUKUMBA PERKUAT LITERASI KEUANGAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PROGRAM EKI DAN KNMP

Senin, 11 Mei 2026 - 11:56 WITA

Pengukuhan Pengurus BPC PHRI Kepulauan Selayar Periode Baru, Dorong Penguatan SDM dan Pariwisata Daerah

Senin, 11 Mei 2026 - 11:06 WITA

Basarnas Makassar Temukan Kedua Korban Terseret Arus Sungai Buakkang dalam Kondisi Meninggal Dunia

Senin, 11 Mei 2026 - 10:59 WITA

FKM UIT Jalin MoA dengan Empat Sekolah di Bulukumba, Implementasikan Kerja Sama melalui Sosialisasi Manajemen Bencana

Senin, 11 Mei 2026 - 10:54 WITA

OJK SULSELBAR PERKUAT LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN MELALUI SINERGI PROGRAM EKOSISTEM KEUANGAN INKLUSIF DAN KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH DI DESA ANGKUE KABUPATEN BONE

Berita Terbaru