Fenomena Calya: Mobil LCGC yang Tak Pernah Sepi Peminat

- Penulis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 13:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, FILALIN.COM – Di tengah persaingan ketat pasar mobil murah ramah lingkungan (Low Cost Green Car / LCGC), Toyota Calya terus membuktikan diri sebagai primadona. Data penjualan semester pertama 2025 menunjukkan Calya tetap berada di jajaran teratas segmen LCGC, bersaing ketat dengan Daihatsu Sigra, Honda Brio Satya, dan Suzuki Karimun Wagon R.

Menurut catatan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), segmen LCGC masih menyumbang porsi signifikan dalam penjualan mobil nasional, terutama di kelas MPV 7-seater. Di sinilah Calya unggul, memadukan harga terjangkau, kapasitas besar, dan efisiensi bahan bakar.

“Calya bukan sekadar mobil murah. Ia menawarkan kepraktisan dan daya angkut yang cocok untuk keluarga muda di kota maupun daerah,” kata Anwar Siregar, analis otomotif dari Indonesia Automotive Watch.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tren terbaru menunjukkan adanya pergeseran preferensi masyarakat dari city car 5-penumpang ke MPV murah yang mampu mengakomodasi seluruh keluarga. Faktor seperti ruang kabin lega, fleksibilitas kursi, dan bagasi luas menjadi nilai tambah yang sulit ditandingi oleh city car.

infografis penjualan mobil calya

Khususnya di daerah suburban dan pedesaan, MPV LCGC lebih diminati karena serbaguna untuk perjalanan jarak jauh dan kondisi jalan beragam. Toyota Calya, yang diproduksi bersama Daihatsu Sigra, memanfaatkan momentum ini dengan menghadirkan head unit layar sentuh, kamera parkir, teknologi keselamatan ABS, dan dual airbag—semua tetap dalam kisaran harga terjangkau.

Posisi Calya di Pasar Nasional

Penjualan Mobil Nasional Semester I 2025: 374.740 unit (turun 8,6% YoY).

Segmen LCGC: 64.063 unit (turun 28,5% YoY dari 89.643 unit pada 2024).

Toyota Calya:

Maret 2025: 2.639 unit (peringkat 3 di LCGC, di bawah Sigra dan Brio Satya).

Juni 2025: 1.662 unit (tetap di jajaran atas meski penjualan turun).

Berdasarkan data Kalla Toyota (dealer resmi di Sulawesi Selatan, Barat, dan Tengah):

Total penjualan Toyota Jan–Mei 2025: 7.100 unit (naik 16% YoY).

Kontribusi Calya: ~19% dari total penjualan, hanya kalah dari Toyota Rush (21%).

Di regional Sulawesi, Calya menjadi salah satu pilar utama penjualan Toyota. Kapasitas 7 penumpang, konsumsi BBM irit, dan harga bersahabat menjadi daya tarik bagi masyarakat di luar Jawa. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Pemahaman Pembelajaran Sentra, Guru BBH dan TK Islam Athirah Antusias Belajar
MENJERNIHKAN DUDUK PERKARA PESANTREN DARUL ISTIQAMAH MACCOPA
LMPI Sulsel Gelar Dialog Kebangsaan, Bahas Peran Akademisi, Ormas, LSM, OKP dan Jurnalis dalam Pemberantasan Korupsi
KALLA Peringati 74 Tahun Perjalanan dengan Semangat “Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow”
Mulai 2027, OJK Ambil Alih Pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
Kanwil BPN Sulsel Perkuat Koordinasi Program Strategis ATR/BPN
Haka Auto Ajak Komunitas Rasakan Efisiensi BYD M6 DM dan Teknologi V2L
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Raih Dua Penghargaan pada International Association of Business Communicators (IABC) Indonesia Awards 2026
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 14:14 WITA

Perkuat Pemahaman Pembelajaran Sentra, Guru BBH dan TK Islam Athirah Antusias Belajar

Minggu, 20 September 2026 - 13:47 WITA

MENJERNIHKAN DUDUK PERKARA PESANTREN DARUL ISTIQAMAH MACCOPA

Minggu, 20 September 2026 - 12:49 WITA

LMPI Sulsel Gelar Dialog Kebangsaan, Bahas Peran Akademisi, Ormas, LSM, OKP dan Jurnalis dalam Pemberantasan Korupsi

Sabtu, 19 September 2026 - 16:40 WITA

KALLA Peringati 74 Tahun Perjalanan dengan Semangat “Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow”

Sabtu, 19 September 2026 - 16:22 WITA

Mulai 2027, OJK Ambil Alih Pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

Berita Terbaru