OJK DAN PEMDA SULSEL-SULBAR: BERKOMITMEN MENINGKATKAN LITERASI KEUANGAN MASYARAKAT

- Penulis

Jumat, 26 September 2025 - 21:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,  – Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah gelar kegiatan GENCARKAN (Gerakan Nasional Cerdas Keuangan) di Kabupaten Mamasa dan Kota Pare- Pare.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, pada 25 hingga 26 September 2025, merupakan bagian dari implementasi program peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Program tersebut meliputi Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan), Bulan Inklusi Keuangan (BIK), OJK Penggerak Duta Literasi dan Inklusi Keuangan (Peduli), serta berbagai upaya lain untuk mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan secara masif dan merata. Edukasi ini diikuti oleh pelajar SMP Frater Mamasa, petani di Desa Mesakada, pelajar SMK Negeri 1 Parepare, dan mahasiswa Institut Teknologi BJ. Habibie Parepare.

Kepala Direktorat OJK Prov. Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Arif Machfoed, menyampaikan harapannya agar edukasi keuangan dapat tersebar secara merata ke seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Hal ini diharapkan mampu mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang legal, aman, dan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat secara luas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mewakili pemerintah daerah, Bupati Mamasa, Walem Sambolangi memberikan apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan OJK, selain itu Ia berharap Kabupaten Mamasa wajib memberikan pendampingan kepada desa-desa yang telah mengembangkan inovasi. Mengingat desa Mesakada yang telah berhasil mengembangkan budidaya tanaman nenas dan hampir semua penduduknya bercocok tanam nenas, yang jika dirata-ratakan sudah mencapai kurang lebih 50 hektar lahan khusus untuk perkebunan nenas, untuk itu literasi keuangan dan inklusi keuangan sangat dibutuhkan oleh para petani dalam mengembangkan usahanya.

Rektor Institut Teknologi BJ Habibie, Prof. Dr. Ir. Ansar Suyuti, M.T., S.H., IPU., ASEAN Eng. Ikut memberikan harapan agar OJK dapat terus berkolaborasi dengan lembaga pendidikan karena hal ini menjadi momentum untuk mengetahui lebih jauh bagaimana akses layanan keuangan yang dapat dimanfaatkan di tengah era digital.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan prosesi simbolis penyerahan buku tabungan pelajar, rekening tabungan, fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta rekening efek, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan edukasi yang berlangsung. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Manggala Desak SMK Bina Insani Makassar Ditutup, Ijazah Alumni Disebut Ditahan Yayasan
Personel Polres Gowa Amankan Pemberangkatan Jemaah Haji Kloter 41 Tahun 2026
KPPU Denda NTT Docomo Rp2 Miliar karena Telat Laporkan Akuisisi Intage Holdings
Daur Ulang Limbah Kain Jadi Peluang Usaha, Kalla Institute-YPUP Dorong Peningkatan Ekonomi IRT
Gilas Kompetitor, Toyota Agya Kuasai 30% Pangsa Pasar Compact Entry di 2026!
Warga Rajeg Hill Residence Antusias Ikuti Debat Calon RT dan RW 10, Berlangsung Kondusif dan Inspiratif
Ketika Wasit Melanggar: Mengapa Etika Penyelenggara Pemilu Menjadi Taruhan Demokrasi
Unit Turjawali 1 Samapta Polres Gowa Gelar Patroli Kota, Sambangi Gereja Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:10 WITA

Warga Manggala Desak SMK Bina Insani Makassar Ditutup, Ijazah Alumni Disebut Ditahan Yayasan

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:09 WITA

Personel Polres Gowa Amankan Pemberangkatan Jemaah Haji Kloter 41 Tahun 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 18:43 WITA

KPPU Denda NTT Docomo Rp2 Miliar karena Telat Laporkan Akuisisi Intage Holdings

Senin, 18 Mei 2026 - 14:18 WITA

Daur Ulang Limbah Kain Jadi Peluang Usaha, Kalla Institute-YPUP Dorong Peningkatan Ekonomi IRT

Senin, 18 Mei 2026 - 08:44 WITA

Gilas Kompetitor, Toyota Agya Kuasai 30% Pangsa Pasar Compact Entry di 2026!

Berita Terbaru