Indosat Perkuat Perlindungan Pelanggan, Tri Hadirkan TRI AI: AntiSpam/Scam Berbasis AI

- Penulis

Selasa, 18 November 2025 - 09:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Swandi Tjia EVP Head of Circle Kalisumapa Indosat Ooredoo Hutchison saat peluncuran Im3 Platinum di Makassat. Foto : ist

i

Swandi Tjia EVP Head of Circle Kalisumapa Indosat Ooredoo Hutchison saat peluncuran Im3 Platinum di Makassat. Foto : ist

MAKASSAR,FILALIN.COM, – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) terus memperluas perlindungan digital bagi pelanggannya dengan memperkenalkan inovasi TRI AI: AntiSpam/Scam, layanan keamanan berbasis kecerdasan artifisial untuk pengguna Tri. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Indosat dalam menangkal maraknya kejahatan digital seperti spam, phishing, dan penipuan bermodus panggilan maupun pesan singkat.

Dengan mengandalkan teknologi AIvolusi5G, sistem perlindungan ini bekerja otomatis pada tingkat jaringan, sehingga mampu mendeteksi dan memblokir aktivitas mencurigakan tanpa memerlukan aplikasi tambahan. Khusus bagi pelanggan Tri, perlindungan diwujudkan melalui tampilan visual tiga kode warna:

Toska: Nomor Aman

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kuning: Nomor Tidak Dikenal

Merah: Nomor Berisiko

Notifikasi diperkuat melalui aplikasi bima+, yang memberikan pop-up alert, ringkasan panggilan mencurigakan, serta peringatan pada SMS yang berpotensi berbahaya. Fitur keamanan Plus+ juga aktif otomatis bagi pelanggan yang memiliki paket data aktif.

EVP Head of Circle Kalisumapa Indosat Ooredoo Hutchison, Swandi Tjia, menegaskan bahwa Tri AI menjadi tonggak penting dalam menghadirkan pengalaman digital yang lebih aman.

“Indosat terus membangun sistem keamanan yang makin canggih dan adaptif terhadap pola kejahatan digital. Tri AI kami hadirkan sebagai perlindungan real-time agar pelanggan dapat berkomunikasi dengan lebih tenang dan terlindungi,” ujarnya.

Sejak peluncurannya pada Agustus 2025, sistem anti-spam dan anti-scam berbasis AI milik Indosat telah memblokir lebih dari 200 juta panggilan berisiko, memberikan peringatan pada 90 juta pesan mencurigakan, dan menjaga sedikitnya 11,5 juta pelanggan per bulan dari potensi penipuan digital.

Dengan kehadiran Tri AI: AntiSpam/Scam, Indosat berharap semakin banyak pelanggan yang mendapatkan perlindungan langsung dari jaringan, sekaligus memperkuat upaya bersama industri telekomunikasi dalam menciptakan ekosistem digital Indonesia yang lebih aman dan terpercaya. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Pemahaman Pembelajaran Sentra, Guru BBH dan TK Islam Athirah Antusias Belajar
MENJERNIHKAN DUDUK PERKARA PESANTREN DARUL ISTIQAMAH MACCOPA
LMPI Sulsel Gelar Dialog Kebangsaan, Bahas Peran Akademisi, Ormas, LSM, OKP dan Jurnalis dalam Pemberantasan Korupsi
KALLA Peringati 74 Tahun Perjalanan dengan Semangat “Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow”
Mulai 2027, OJK Ambil Alih Pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
Kanwil BPN Sulsel Perkuat Koordinasi Program Strategis ATR/BPN
Haka Auto Ajak Komunitas Rasakan Efisiensi BYD M6 DM dan Teknologi V2L
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Raih Dua Penghargaan pada International Association of Business Communicators (IABC) Indonesia Awards 2026
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 14:14 WITA

Perkuat Pemahaman Pembelajaran Sentra, Guru BBH dan TK Islam Athirah Antusias Belajar

Minggu, 20 September 2026 - 13:47 WITA

MENJERNIHKAN DUDUK PERKARA PESANTREN DARUL ISTIQAMAH MACCOPA

Minggu, 20 September 2026 - 12:49 WITA

LMPI Sulsel Gelar Dialog Kebangsaan, Bahas Peran Akademisi, Ormas, LSM, OKP dan Jurnalis dalam Pemberantasan Korupsi

Sabtu, 19 September 2026 - 16:40 WITA

KALLA Peringati 74 Tahun Perjalanan dengan Semangat “Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow”

Sabtu, 19 September 2026 - 16:22 WITA

Mulai 2027, OJK Ambil Alih Pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

Berita Terbaru