GOWA,FILALIN.COM, –Suasana hangat buka puasa bersama di rumah jabatan Kapolres Gowa di jalan Syamsudin Tunru, Kecamatan Sombaopu, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan mendadak berubah tegang.
Kegiatan yang awalnya menjadi ajang silaturahmi dan mempererat solidaritas di bulan Ramadan, tiba-tiba diselingi pemeriksaan tes urine secara mendadak terhadap seluruh perwira dan pejabat utama yang hadir.
Kegiatan berlangsung di rumah jabatan Kapolres Gowa. Seluruh perwira menengah, perwira pertama, pejabat utama, para Kapolsek dan Kanit se-Kabupaten Gowa hadir dalam acara tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tanpa pemberitahuan sebelumnya, Kapolres Gowa langsung mengumumkan bahwa seluruh yang hadir wajib mengikuti tes urine.
Sempat terlihat raut wajah terkejut dan cemas dari sejumlah personel. Namun satu per satu mereka tetap menjalani pemeriksaan di pos penjagaan rumah jabatan. Pemeriksaan dilakukan secara terbuka dan disaksikan bersama untuk menjamin transparansi.
Kapolres Gowa, Muhammad Aldy Sulaiman, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk komitmen nyata dalam menjaga marwah institusi.
“Jadi dapat kami sampaikan, hari ini kami melaksanakan kegiatan buka puasa bersama yang tujuannya untuk meningkatkan solidaritas antar personel di jajaran Polres Gowa,”Ujar AKBP M. Aldy Sulaiman, di rumah jabatan saat memberikan arahan kepada para perwira. Selasa (24/02/2026)
“Namun di momentum kebersamaan itu, kami juga ingin memastikan komitmen kami terhadap pemberantasan narkoba benar-benar dilaksanakan, bukan hanya slogan,”Sambungnya.
Ia menjelaskan, tes urine tersebut merupakan instruksi langsung dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang diteruskan oleh Kapolda Sulawesi Selatan kepada seluruh jajaran.
“Pemeriksaan ini atas dasar perintah pimpinan, bapak Kapolri dan bapak Kapolda Sulawesi Selatan, agar seluruh jajaran melaksanakan tes urine,”Tuturnya
“Tujuannya jelas, untuk mengetahui apakah ada oknum yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Ini bentuk pengawasan internal yang harus kita jalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Aldy menyebut, total sekitar 150 personel diperiksa, termasuk dirinya dan Wakapolres Gowa. Ia sengaja tidak memberikan pemberitahuan sebelumnya agar hasil pemeriksaan benar-benar objektif.
“Kenapa dilakukan mendadak? Supaya hasilnya valid dan tidak ada rekayasa. Kami ingin memastikan bahwa seluruh anggota benar-benar bersih. Dan alhamdulillah, tadi kita saksikan bersama hasilnya transparan, tidak ada yang ditutup-tutupi, seluruhnya negatif,” jelasnya.
Menurutnya, hasil tersebut menjadi motivasi dan semangat baru bagi jajaran Polres Gowa untuk terus menjaga integritas. Namun ia juga menegaskan, komitmen pemberantasan narkoba tidak berhenti pada kegiatan ini saja.
“Seandainya ke depan ada anggota yang terbukti positif atau terlibat penyalahgunaan narkoba, institusi Polri tidak akan ragu mengambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku. Itu sudah menjadi komitmen pimpinan dan juga komitmen kami di Polres Gowa,” Tegasnya.
Dengan hasil negatif dari seluruh personel yang diperiksa, Polres Gowa menegaskan keseriusannya dalam menjaga institusi tetap bersih dari narkoba.
“Momentum buka puasa bersama pun dilanjutkan dan momentum ini menjadi simbol bahwa solidaritas dan pengawasan internal berjalan beriringan demi menjaga kepercayaan masyarakat.” Tutupnya. (*)





















