MAKASSAR,FILALIN.COM, – Arus penumpang angkutan laut pada masa Angkutan Lebaran 1447 Hijriah di wilayah kerja Pelindo Regional 4 tercatat mengalami peningkatan. Berdasarkan data periode 6 Maret hingga 26 Maret 2026 (H-15 hingga H+5), total pergerakan penumpang mencapai 565.674 orang atau naik 8,45 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang sebesar 521.611 orang.
Peningkatan tersebut terlihat dari tren pergerakan di hampir seluruh cabang pelabuhan. Secara total, jumlah penumpang naik (embarkasi) pada 2026 mencapai 318.761 orang, sedangkan penumpang turun (debarkasi) sebanyak 246.913 orang. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat 294.058 penumpang naik dan 227.553 penumpang turun.
Pelabuhan Balikpapan menjadi terminal dengan arus penumpang tertinggi selama periode Angkutan Lebaran tahun ini, yakni sebanyak 84.970 orang. Disusul Pelabuhan Ambon dengan 71.297 orang, Pelabuhan Makassar 68.689 orang, Pelabuhan Parepare 54.624 orang, serta Pelabuhan Ternate sebanyak 54.209 orang. Kelima pelabuhan tersebut menjadi pusat mobilitas utama selama periode mudik Lebaran di kawasan Indonesia Timur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Secara regional, lonjakan juga terlihat pada beberapa pelabuhan seperti Manado yang mencatat pertumbuhan signifikan hingga 145,03 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, Nunukan dan Balikpapan juga menunjukkan tren peningkatan yang cukup tinggi, masing-masing di atas 120 persen.
Untuk pergerakan harian, puncak arus mudik terjadi pada H-8 atau 13 Maret 2026 dengan total 46.949 penumpang. Sementara itu, titik terendah terjadi pada H-1 atau 21 Maret 2026 dengan jumlah penumpang sebanyak 6.305 orang. Setelah Hari Raya Idul Fitri, arus balik mulai meningkat kembali dengan tren kenaikan hingga H+5.
Pelindo Regional 4 juga memproyeksikan bahwa total arus penumpang pada Angkutan Lebaran 2026 dapat meningkat sekitar 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan proyeksi tersebut, jumlah penumpang diperkirakan mencapai 882.620 orang, melanjutkan tren pertumbuhan sejak 2022 yang terus mengalami peningkatan signifikan.
Dalam catatan operasional tahun sebelumnya, Pelindo Regional 4 mengoperasikan 20 terminal penumpang selama masa angkutan Lebaran dan berhasil mencatatkan layanan tanpa kecelakaan maupun fatality. Puncak arus mudik pada 2025 terjadi pada H-3 dengan total 41.049 penumpang, sedangkan puncak arus balik terjadi pada H+7 dengan 40.197 penumpang.
Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, mengatakan peningkatan arus penumpang ini menjadi indikator membaiknya mobilitas masyarakat serta efektivitas layanan transportasi laut di kawasan timur Indonesia, terutama dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.
“Peningkatan arus penumpang ini menunjukkan mobilitas masyarakat semakin baik dan layanan transportasi laut semakin optimal, khususnya di kawasan Indonesia Timur selama periode Angkutan Lebaran,” ujarnya. (*)




















