Edu Conference 2025: Kolaborasi Nyata untuk Pengembangan Mutu Guru Berkelanjutan

- Penulis

Kamis, 15 Mei 2025 - 19:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, – Dalam rangka Milad ke-41, Sekolah Islam Athirah menggelar Edu Conference 2025 bertajuk “Kolaborasi Pengembangan Mutu Guru Berkelanjutan” yang diadakan di Ruang Teater Sekolah Islam Athirah, Jl. Kajaolaliddo, Makassar. Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dunia pendidikan dari unsur pemerintah, komunitas guru, hingga lembaga penggerak pendidikan di Sulawesi Selatan.

Acara berlangsung hangat dan penuh semangat, dimulai dengan sesi berbagi praktik baik oleh KGBN Makassar, IGI Sulsel, JSIT Sulsel, dan PGRI Sulsel. Kemudian dilanjutkan sesi paparan program strategis dari Kemendikbudristek, Balai Guru Penggerak, serta Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan.

Sesi ketiga yang paling dinanti membahas langsung Kebijakan dan Program Pemerintah Daerah dalam Pengembangan Mutu Guru, menghadirkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, dan Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami siap menjadi bagian dari ekosistem kolaborasi lintas lembaga untuk terus mendorong peningkatan mutu guru secara berkelanjutan. Bukan hanya wacana, tapi praktik nyata yang menggerakkan,” ungkap Syamril, ST., M.Pd., selaku Direktur Sekolah Islam Athirah, dalam sambutannya.

Kegiatan ini juga menjadi momentum pengumuman Temu Pendidik Nusantara (TPN) XII Kota Makassar yang akan digelar pada 22 Juni 2025, berkolaborasi antara KGBN Makassar dan Sekolah Islam Athirah Kajolaliddo.

Alamsyah, S.Pd., selaku Ketua KGBN Makassar, juga menyampaikan bahwa TPN tahun ini merancang ]semangat kolaborasi yang lebih luas bersama Sekolah Islam Athirah untuk mendukung perjumpaan para guru pembelajar.

“Tema yang diusung dalam TPN XII adalah ‘Iklim Pendidikan dan Pendidikan Iklim’, untuk menegaskan pentingnya membangun ruang belajar yang sehat dan relevan dengan tantangan zaman,” tambah Zaid Buri Prahastyo, salah satu penggerak KGBN Nasional.

Rangkaian kegiatan Edu Conference 2025 ditutup dengan sesi refleksi dan perumusan kolaborasi nyata lintas komunitas, sekolah, dan pemerintah. Semua peserta berharap semangat ini terus hidup dan berkembang, bukan hanya dalam ruang seminar, tapi juga dalam praktik nyata di kelas dan komunitas masing-masing.(*)

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK SULSELBAR DAN PEMKAB BULUKUMBA PERKUAT LITERASI KEUANGAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PROGRAM EKI DAN KNMP
Pengukuhan Pengurus BPC PHRI Kepulauan Selayar Periode Baru, Dorong Penguatan SDM dan Pariwisata Daerah
Basarnas Makassar Temukan Kedua Korban Terseret Arus Sungai Buakkang dalam Kondisi Meninggal Dunia
FKM UIT Jalin MoA dengan Empat Sekolah di Bulukumba, Implementasikan Kerja Sama melalui Sosialisasi Manajemen Bencana
OJK SULSELBAR PERKUAT LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN MELALUI SINERGI PROGRAM EKOSISTEM KEUANGAN INKLUSIF DAN KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH DI DESA ANGKUE KABUPATEN BONE
Anggota Komisi I DPR RI Soroti Ancaman Kejahatan Digital dalam Dialog Kebangsaan di Gowa
Mimpi Anak Pulau Itu Kini Bernama Sarjana
Ketika Data Menjadi Senjata Pembangunan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 12:54 WITA

OJK SULSELBAR DAN PEMKAB BULUKUMBA PERKUAT LITERASI KEUANGAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PROGRAM EKI DAN KNMP

Senin, 11 Mei 2026 - 11:56 WITA

Pengukuhan Pengurus BPC PHRI Kepulauan Selayar Periode Baru, Dorong Penguatan SDM dan Pariwisata Daerah

Senin, 11 Mei 2026 - 11:06 WITA

Basarnas Makassar Temukan Kedua Korban Terseret Arus Sungai Buakkang dalam Kondisi Meninggal Dunia

Senin, 11 Mei 2026 - 10:59 WITA

FKM UIT Jalin MoA dengan Empat Sekolah di Bulukumba, Implementasikan Kerja Sama melalui Sosialisasi Manajemen Bencana

Senin, 11 Mei 2026 - 10:54 WITA

OJK SULSELBAR PERKUAT LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN MELALUI SINERGI PROGRAM EKOSISTEM KEUANGAN INKLUSIF DAN KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH DI DESA ANGKUE KABUPATEN BONE

Berita Terbaru