Remaja 15 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Pacelle, Tim SAR Tutup Operasi Pencarian

- Penulis

Jumat, 6 Juni 2025 - 22:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAROS,FILALIN.COM, — Seorang remaja bernama Wahyu Lakis (15) ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang dan diduga melompat dari Jembatan Kuning Kembar, Mamminasata, Kelurahan Raya, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros.

 

Menurut keterangan resmi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, korban meninggalkan rumah pada 6 Juni 2025 pukul 23.00 WITA menggunakan sepeda motor. Kendaraannya ditemukan oleh warga di pinggir jembatan sekitar pukul 02.00 WITA dini hari. Dari keterangan saksi di lokasi, terdengar teriakan yang mengarah pada dugaan korban melompat ke Sungai Pacelle.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah menerima laporan, Tim Rescue Kantor SAR Makassar bergerak ke lokasi kejadian pada 6 Juni pukul 12.00 WITA dengan membawa peralatan lengkap. Pencarian dilakukan bersama unsur SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Maros, TNI/Polri, serta masyarakat setempat.”ujar Andi Sultan.

 

Tim SAR membentuk dua Sub Rescue Unit (SRU). SRU 1 melakukan penyisiran menggunakan perahu karet (Rubber Boat) menyusuri Sungai Pacelle sejauh 3 kilometer dari lokasi terakhir korban terlihat (LKK). Upaya ini membuahkan hasil pada pukul 15.00 WITA, saat korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sekitar 500 meter dari titik awal pencarian.

 

Jenazah korban segera dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Maros. Setelah evaluasi dan briefing akhir, seluruh unsur yang terlibat menyepakati untuk menutup operasi pencarian.

Unsur-unsur yang terlibat dalam operasi pencarian:

Rescue Kantor SAR Makassar: 5 personel

BPBD Maros: 5 personel

TNI/Polri: 2 personel

Masyarakat setempat

Alat utama yang digunakan:

2 unit Rescue Truck

2 unit Perahu Karet

Peralatan komunikasi

Peralatan medis dan evakuasi

Cuaca selama operasi terpantau cerah dengan suhu berkisar antara 19 hingga 30°C.

Pihak  Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan menutup operasi secara resmi. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK SULSELBAR DAN PEMKAB BULUKUMBA PERKUAT LITERASI KEUANGAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PROGRAM EKI DAN KNMP
Pengukuhan Pengurus BPC PHRI Kepulauan Selayar Periode Baru, Dorong Penguatan SDM dan Pariwisata Daerah
Basarnas Makassar Temukan Kedua Korban Terseret Arus Sungai Buakkang dalam Kondisi Meninggal Dunia
FKM UIT Jalin MoA dengan Empat Sekolah di Bulukumba, Implementasikan Kerja Sama melalui Sosialisasi Manajemen Bencana
OJK SULSELBAR PERKUAT LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN MELALUI SINERGI PROGRAM EKOSISTEM KEUANGAN INKLUSIF DAN KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH DI DESA ANGKUE KABUPATEN BONE
Anggota Komisi I DPR RI Soroti Ancaman Kejahatan Digital dalam Dialog Kebangsaan di Gowa
Mimpi Anak Pulau Itu Kini Bernama Sarjana
Ketika Data Menjadi Senjata Pembangunan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 12:54 WITA

OJK SULSELBAR DAN PEMKAB BULUKUMBA PERKUAT LITERASI KEUANGAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PROGRAM EKI DAN KNMP

Senin, 11 Mei 2026 - 11:56 WITA

Pengukuhan Pengurus BPC PHRI Kepulauan Selayar Periode Baru, Dorong Penguatan SDM dan Pariwisata Daerah

Senin, 11 Mei 2026 - 11:06 WITA

Basarnas Makassar Temukan Kedua Korban Terseret Arus Sungai Buakkang dalam Kondisi Meninggal Dunia

Senin, 11 Mei 2026 - 10:59 WITA

FKM UIT Jalin MoA dengan Empat Sekolah di Bulukumba, Implementasikan Kerja Sama melalui Sosialisasi Manajemen Bencana

Senin, 11 Mei 2026 - 10:54 WITA

OJK SULSELBAR PERKUAT LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN MELALUI SINERGI PROGRAM EKOSISTEM KEUANGAN INKLUSIF DAN KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH DI DESA ANGKUE KABUPATEN BONE

Berita Terbaru