Ungkap 29 Kasus Narkoba dalam Operasi Antik Lipu 2025,Polres Gowa Berada Di Posisi Kedua   

- Penulis

Selasa, 1 Juli 2025 - 03:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GOWA,FILALIN.COM, –Kepolisian Resor (Polres) Gowa berhasil menangkap 48 tersangka dan mengamankan 158 gram sabu dalam Operasi Antik Lipu 2025. Operasi yang berlangsung selama 19 hari (10–29 Juni 2025) ini mengungkap 29 kasus narkotika sekaligus menempatkan Polres Gowa sebagai peringkat kedua pengungkapan narkoba se-Sulawesi Selatan.

 

### **48 Tersangka Ditangkap, 158 Gram Sabu Disita**

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman menyatakan, operasi ini merupakan tindak lanjut instruksi Kapolri dan Kapolda Sulsel untuk memberantas peredaran narkoba.

 

“Total tersangka 48 orang (44 pria, 4 wanita), dengan barang bukti sabu senilai Rp252,8 juta. Jumlah ini berpotensi menyelamatkan lebih dari 800.000 orang dari jerat narkoba,” jelas Aldy dalam konferensi pers, Senin (30/6).

 

Kasat Narkoba Polres Gowa, Iptu Firman, menambahkan bahwa 8 tersangka merupakan target operasi (TO) sebagai pengedar, sementara 40 lainnya adalah pengguna. “Semua ditangkap sesuai SOP. Kami juga mendalami kemungkinan keterlibatan jaringan lintas daerah,” ujarnya.

 

### **Peringkat Kedua Pengungkapan Narkoba Se-Sulsel**

Polres Gowa mencatatkan prestasi sebagai wilayah kedua terbanyak dalam pengungkapan kasus narkoba di bawah Polrestabes Makassar. “Ini bukti peredaran narkoba di Gowa masih tinggi. Kami terus memburu jaringan besar di baliknya,” tegas Firman.

 

### **Jerat Hukum Maksimal 20 Tahun Penjara**

Seluruh tersangka dijerat UU No. 35/2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman hingga 20 tahun penjara. Kapolres Gowa menegaskan tidak ada toleransi bagi bandar atau pengedar.

 

“Kami minta dukungan masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba. Laporkan aktivitas mencurigakan agar Gowa bebas dari narkotika,” pungkas Aldy. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK SULSELBAR DAN PEMKAB BULUKUMBA PERKUAT LITERASI KEUANGAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PROGRAM EKI DAN KNMP
Pengukuhan Pengurus BPC PHRI Kepulauan Selayar Periode Baru, Dorong Penguatan SDM dan Pariwisata Daerah
Basarnas Makassar Temukan Kedua Korban Terseret Arus Sungai Buakkang dalam Kondisi Meninggal Dunia
FKM UIT Jalin MoA dengan Empat Sekolah di Bulukumba, Implementasikan Kerja Sama melalui Sosialisasi Manajemen Bencana
OJK SULSELBAR PERKUAT LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN MELALUI SINERGI PROGRAM EKOSISTEM KEUANGAN INKLUSIF DAN KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH DI DESA ANGKUE KABUPATEN BONE
Anggota Komisi I DPR RI Soroti Ancaman Kejahatan Digital dalam Dialog Kebangsaan di Gowa
Mimpi Anak Pulau Itu Kini Bernama Sarjana
Ketika Data Menjadi Senjata Pembangunan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 12:54 WITA

OJK SULSELBAR DAN PEMKAB BULUKUMBA PERKUAT LITERASI KEUANGAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PROGRAM EKI DAN KNMP

Senin, 11 Mei 2026 - 11:56 WITA

Pengukuhan Pengurus BPC PHRI Kepulauan Selayar Periode Baru, Dorong Penguatan SDM dan Pariwisata Daerah

Senin, 11 Mei 2026 - 11:06 WITA

Basarnas Makassar Temukan Kedua Korban Terseret Arus Sungai Buakkang dalam Kondisi Meninggal Dunia

Senin, 11 Mei 2026 - 10:59 WITA

FKM UIT Jalin MoA dengan Empat Sekolah di Bulukumba, Implementasikan Kerja Sama melalui Sosialisasi Manajemen Bencana

Senin, 11 Mei 2026 - 10:54 WITA

OJK SULSELBAR PERKUAT LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN MELALUI SINERGI PROGRAM EKOSISTEM KEUANGAN INKLUSIF DAN KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH DI DESA ANGKUE KABUPATEN BONE

Berita Terbaru