Pasar Modal Sulsel Tumbuh Positif, Investor Saham Naik 30,97 Persen

- Penulis

Kamis, 18 September 2025 - 21:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala OJK Sulselbar, Mochlasin saat pemaparan kinerja keuangan sulselbar dalam jurnal updatep Jumat (15/8/). Foto : filalin.com

i

Kepala OJK Sulselbar, Mochlasin saat pemaparan kinerja keuangan sulselbar dalam jurnal updatep Jumat (15/8/). Foto : filalin.com

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Pasar modal di Sulawesi Selatan terus menunjukkan perkembangan positif seiring meningkatnya minat masyarakat untuk berinvestasi. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Barat mencatat, jumlah investor atau Single Investor Identification (SID) di Sulsel tumbuh 17,37 persen secara tahunan (yoy), mencapai 439.470 SID per Juli 2025.

Kepala OJK Sulselbar, Mochlasin, mengungkapkan meskipun kepemilikan investor pasar modal masih didominasi oleh reksa dana, tren pertumbuhan investor saham justru menjadi catatan menggembirakan.

“Jumlah investor saham di Sulawesi Selatan melonjak 30,97 persen dibanding tahun lalu. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan masyarakat untuk berinvestasi langsung pada instrumen saham,” ujar Mochlasin, Kamis (18/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain dari sisi jumlah investor, nilai kepemilikan saham juga tumbuh signifikan sebesar 45,28 persen (yoy), mencapai Rp4,07 triliun. Adapun akumulasi transaksi saham hingga Juli 2025 (year to date) menembus Rp16,29 triliun.

Menurut Mochlasin, pertumbuhan positif ini tidak lepas dari gencarnya literasi dan inklusi keuangan yang dilakukan OJK bersama para pemangku kepentingan, baik melalui edukasi pasar modal, kampanye menabung saham, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam mempermudah akses investasi.

“OJK terus mendorong masyarakat agar berinvestasi secara sehat, memahami profil risiko, dan menghindari tawaran investasi ilegal. Dengan meningkatnya jumlah investor, kami berharap pasar modal dapat menjadi salah satu penggerak perekonomian Sulawesi Selatan,” jelasnya.

Sebagai catatan, data SID bukan merupakan penjumlahan dari masing-masing SID (saham, reksa dana, dan SBN). Setiap investor hanya memiliki satu SID untuk beragam efek di pasar modal. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Manggala Desak SMK Bina Insani Makassar Ditutup, Ijazah Alumni Disebut Ditahan Yayasan
Personel Polres Gowa Amankan Pemberangkatan Jemaah Haji Kloter 41 Tahun 2026
KPPU Denda NTT Docomo Rp2 Miliar karena Telat Laporkan Akuisisi Intage Holdings
Daur Ulang Limbah Kain Jadi Peluang Usaha, Kalla Institute-YPUP Dorong Peningkatan Ekonomi IRT
Gilas Kompetitor, Toyota Agya Kuasai 30% Pangsa Pasar Compact Entry di 2026!
Warga Rajeg Hill Residence Antusias Ikuti Debat Calon RT dan RW 10, Berlangsung Kondusif dan Inspiratif
Ketika Wasit Melanggar: Mengapa Etika Penyelenggara Pemilu Menjadi Taruhan Demokrasi
Unit Turjawali 1 Samapta Polres Gowa Gelar Patroli Kota, Sambangi Gereja Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:10 WITA

Warga Manggala Desak SMK Bina Insani Makassar Ditutup, Ijazah Alumni Disebut Ditahan Yayasan

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:09 WITA

Personel Polres Gowa Amankan Pemberangkatan Jemaah Haji Kloter 41 Tahun 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 18:43 WITA

KPPU Denda NTT Docomo Rp2 Miliar karena Telat Laporkan Akuisisi Intage Holdings

Senin, 18 Mei 2026 - 14:18 WITA

Daur Ulang Limbah Kain Jadi Peluang Usaha, Kalla Institute-YPUP Dorong Peningkatan Ekonomi IRT

Senin, 18 Mei 2026 - 08:44 WITA

Gilas Kompetitor, Toyota Agya Kuasai 30% Pangsa Pasar Compact Entry di 2026!

Berita Terbaru