MAKASSAR,FILALIN.COM, — Warga Jalan Dg Tata Lama, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang tewas gantung diri di dalam kamar kos, Rabu (25/3/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Martinus Garbim (23), seorang buruh harian asal Kabupaten Maluku. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 09.30 WITA.
Peristiwa ini pertama kali diketahui setelah istri korban menghubungi salah satu tetangga kos untuk meminta bantuan membangunkan korban yang tidak merespons panggilan telepon.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saksi, Delenusi Adipapa (21), mengaku awalnya hanya berniat mengecek kondisi korban. Namun saat tiba di kamar, korban tidak memberikan respons.
“Saya dipanggil oleh istrinya korban untuk bantu bangunkan, karena ditelpon tidak diangkat. Pas saya ke kamar, saya panggil-panggil tapi tidak ada jawaban. Waktu pintu dibuka, saya lihat korban sudah dalam posisi tergantung di jendela kamar,” ujar Delenusi.
Mengetahui kejadian tersebut, saksi langsung melaporkan kepada pemilik kos dan ketua RW setempat.
Ketua RW, Sahriati Sutarman (56), mengatakan dirinya segera menuju lokasi setelah menerima laporan warga.
“Saya dapat informasi dari warga bahwa ada kejadian gantung diri di rumah kos. Saat saya tiba, sudah banyak warga berkumpul di sekitar lokasi,” jelasnya.
Hal senada disampaikan Ketua RT setempat, Hasria (49). Ia menyebut korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia dengan bau menyengat.
“Setelah saya sampai di kamar korban, saya lihat korban sudah tidak bernyawa dan tercium bau menyengat. Korban tergantung di jendela kamar menggunakan tali jemuran,” ungkap Hasria.
Sementara itu, rekan kerja korban, Karolus Alatubir (25), mengaku tidak mengetahui adanya masalah serius yang dialami korban selama ini.
“Setahu saya korban tidak punya masalah di tempat kerja maupun keluarga. Saya tahu kejadian ini dari teman kostnya, lalu langsung ke lokasi,” katanya.
Namun, informasi berbeda disampaikan oleh teman mahasiswa istri korban, Leny (23). Ia mengungkapkan bahwa korban sempat mencurahkan isi hatinya terkait masalah rumah tangga.
“Korban sempat curhat kalau istrinya sering teleponan dengan laki-laki lain, dan itu membuat korban sakit hati,” ujarnya.
Diketahui, istri korban saat ini sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Bulukumba dan telah berada di lokasi tersebut selama sekitar satu bulan.
Pihak kepolisian dari Polsek Tamalate yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Abd Latif, S.Sos, tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WITA untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan lebih lanjut.
Hingga saat ini, polisi masih mendalami motif pasti di balik peristiwa tersebut. Namun dugaan sementara mengarah pada masalah pribadi yang dialami korban.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi mental orang di sekitar serta segera melapor jika menemukan tanda-tanda yang mencurigakan. (*)




















