Unik, Upacara Peringatan HAB 77 Kemenag Prov. Sulsel bertema Pakaian Adat Nusantara

- Penulis

Selasa, 3 Januari 2023 - 16:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Filalin, Makassar – Pertama dalam sejarah di Kemenag, dimana Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Digelar dengan nuansa berbeda dan unik.

Unik, karena seluruh peserta upacara memakai pakaian adat Nusantara, dan berlangsung serentak di seluruh Indonesia.

Tak terkecuali Peringatan HAB ke 77 Tingkat Prov. Sulsel yang berlangsung di Aula Mina Asrama Haji Sudiang Makassar,Selasa (03/01/23).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upacara yang di ikuti sekitar 500-an peserta tahun ini di gelar indoor, di karenakan kondisi cuaca. Sejak semalam Kota Makassar diguyur hujan lebat di sertai angin kencang, meski tidak menyurutkan semangat dan attensi Peserta mengikuti Prosesi Upacara.

Baca Juga : Aliran Bab Kesucian Gowa, Kemenag Verifikasi Lapangan dan Ajak Dialog

Sejumlah pejabat tampak hadir Peringatan HAB ke 77. Antaranya berasal dari Kodam XIV Hasanuddin, Polda Sulsel, FKUB Sulsel, para Pimpinan Majelis Agama  serta seluruh pejabat eselon III. Jajaran Kemenag Sulsel, di antaranya kakanwil Kemenag Sulsel, Kepala Balai Diklat dan Litbang Keagamaan Makassar, Kepala UPT Asrama Haji Makassar, Para kepala Bidang dan Pembimas dan Kakankemenag Kota Makassar.

Kepala Biro Kesra Pemprov. Sulsel Iqbal Najamuddin, mewakili Gubernur Sulsel selaku Inspektur Upacara membacakan sambutan Menteri Agama RI menyampaikan.

secara khusus, Kakanwil Kemenag Sulsel menyampaikan, Alhamdulillah Kemenag telah memasuki yang ke 77 tahun. Mudah-mudahan kementerian agama semakin eksis dan semakin dapat memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Tujuan dari hari amal bakti secara keseluruhan adalah, bagaimana kita dapat mewujudkan kerukunan umat untuk menuju Indonesia hebat. Maka Sulsel telah memberikan rangkaian kegiatan dari awal Desember sampai dengan pertengahan Januari.

Insyaallah, ini merupakan salah satu bagian dari kegiatan ini, termasuk jabarannya selama 4 hari berturut-turut. Kami melakukan ajangsana kepada majelis umat beragama, dan ini juga merupakan bagian dari upaya untuk memberikan kerukunan umat beragama

Toleransi bukan hanya secara verbal yah, tapi juga sudah saatnya secara aktual. Toleransi perlu di wujudkan secara positif, sehingga kita secara fisik, bersama-sama seluruh elemen bangsa dapat memberikan darma bakti kepada bangsa dan negara.

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DTM PINISI SULTAN 2026 Dorong Hilirisasi dan Percepatan Investasi di Sulsel
Tingkatkan Standar Keselamatan Kerja, Pelindo Regional 4 Gelar Pelatihan & Sertifikasi Ahli K3 Umum
Bongkar Strategi Lolos Beasiswa untuk Siswa SMA, Kalla Institute Bagi Tips & Trik Jitu
Kapolsek Baru Ujung Pandang “Turun ke Jalanan”! Kunjungi KPJ Makassar, Ada Pesan Khusus untuk Para Pengamen
Kolaborasi Multi Pihak, Dorong Penguatan Regulasi Perlindungan Anak di Sulsel 
Milad ke-42, Sekolah Islam Athirah Usung Tema “Bersama Menginspirasi Bangsa”
MNP Dilirik Investor Global, Abu Dhabi Ports Group Tinjau Potensi Hub Indonesia Timur
Dari Yoga hingga Padel, NIPAH PARK Jadi Destinasi Olahraga di Tengah Kota
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 11:38 WITA

DTM PINISI SULTAN 2026 Dorong Hilirisasi dan Percepatan Investasi di Sulsel

Senin, 27 April 2026 - 14:22 WITA

Tingkatkan Standar Keselamatan Kerja, Pelindo Regional 4 Gelar Pelatihan & Sertifikasi Ahli K3 Umum

Sabtu, 25 April 2026 - 20:31 WITA

Bongkar Strategi Lolos Beasiswa untuk Siswa SMA, Kalla Institute Bagi Tips & Trik Jitu

Kamis, 23 April 2026 - 20:55 WITA

Kapolsek Baru Ujung Pandang “Turun ke Jalanan”! Kunjungi KPJ Makassar, Ada Pesan Khusus untuk Para Pengamen

Kamis, 23 April 2026 - 17:13 WITA

Kolaborasi Multi Pihak, Dorong Penguatan Regulasi Perlindungan Anak di Sulsel 

Berita Terbaru