Polisi Pastikan Wanita yang Dibakar di Kota Sorong Bukan Penculik Anak

- Penulis

Jumat, 27 Januari 2023 - 14:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku penyiraman bensin dan pembakaran wanita yang dituduh penculik anak di Kota Sorong, Papua Barat Daya. (foto: ist)

i

Pelaku penyiraman bensin dan pembakaran wanita yang dituduh penculik anak di Kota Sorong, Papua Barat Daya. (foto: ist)

Filalin, Sorong – Polisi memastikan wanita yang dibakar hidup-hidup di Kota Sorong, Papua Barat Daya bukan penculik anak.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kapolresta Kota Sorong, Kombes Happy Perdana Yudianto. “Sudah bisa kita pastikan, korban bukan penculik anak,” katanya.

Ia mengungkapkan, korban merupakan seorang pendatang dari Buton, Sulawesi Tenggara. Meski begitu, Kombes Happy masih belum mengetahui tujuan korban di Kota Sorong. Menurut dugaannya, korban tidak memiliki tempaat tinggal di Sorong.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: Dituduh Penculik Anak, Seorang Wanita di Kota Sorong Dibakar Hidup-hidup

“Dia memang orang Sulawesi Tenggara, orang Buton, baru mendarat di sini,” ujarnya.

“Sepertinya orang itu kayaknya tidak punya rumah di sini. Istilahnya baru dia di sini. Tidak punya saudara,” lanjut Happy.

Korban mulanya cuma berlalu-lalang di sekitar lokasi kejadian, di Kompleks Kokoda KM 8, Sorong Timur, Kota Sorong, Selasa (24/1/2023) sekitar pukul 06.30 WIT. Kombes Happy mengatakan korban pada saat itu terlihat kebingungan.

“Dia enggak tahu arah kemudian lalu lalang, kebingungan,” ujar Kombes Happy.

Tak lama berselang, korban dituduh sebagai penculik anak. Warga menganggap korban mirip dengan ciri-ciri penculik anak yang beredar di sosial media.

“Katanya mukanya seperti yang kemarin masuk media sosial. Jadi mungkin mirip mukanya atau bagaimana,” ucap Happy.

Atas dasar tuduhan itu, seorang warga tiba-tiba meneriaki korban karena mirip dengan pelaku penculikan anak. Akibatnya, sejumlah warga berdatangan ke lokasi hingga diarak setengah bugil.

“Dia diarak (dalam kondisi setengah bugil) terus dipukul begitu, digebukin,” kata Happy.

Begitu menerima laporan kejadian, polisi langsung turun tangan dan sempat berusaha mengevakuasi korban.

Baca Juga: Kakek 70 Tahun Tewas Setelah ‘Open BO’ di Hotel OYO

Namun, tiba-tiba salah seorang warga yakni IZ alias FY (26) menyiram korban dengan bensin dan kemudian dibakar. Melihat kejadian itu, polisi tak bisa berbuat banyak.

“Anggota datang ke TKP, sempat kita mau ambil. Tapi massa sudah terlalu banyak, ada yang siram bensin, sudah anggota menyelamatkan diri. Orang tersangkanya tangannya juga terbakar,” jelas Happy.

Korban dinyatakan tewas setelah sempat dilarikan ke rumah sakit akibat luka bakar yang cukup parah.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kokain Terdampar di Pantai Selayar, Jejak Gelap Perdagangan Narkoba Internasional
OJK Jatuhkan Sanksi ke Emiten dan Pihak Terkait, Total Denda Capai Miliaran Rupiah
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tindak Tegas Pelanggaran Penyaluran Biosolar di SPBU Sudiang
Hadirkan Rasa Aman di Bulan Ramadan, Perintis Presisi Samapta Polres Gowa Patroli Masjid
Dari Gorontalo mencari anaknya yang hilang Polisi Di Makassar Justru Tidak Terima Laporan Kehilangan Anakanya
KPPU SIDAK PASAR SERENTAK DI 7 WILAYAH, AWASI HARGA DAN DISTRIBUSI PANGAN JELANG LEBARAN
Jelang Idul Fitri 1447 H, Polres Gowa Gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2026
Mantan PJ Gubernur Sulsel,Akhirnya Ditahan Kejati Sulsel
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 18:54 WITA

Kokain Terdampar di Pantai Selayar, Jejak Gelap Perdagangan Narkoba Internasional

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:27 WITA

OJK Jatuhkan Sanksi ke Emiten dan Pihak Terkait, Total Denda Capai Miliaran Rupiah

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:09 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tindak Tegas Pelanggaran Penyaluran Biosolar di SPBU Sudiang

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:30 WITA

Hadirkan Rasa Aman di Bulan Ramadan, Perintis Presisi Samapta Polres Gowa Patroli Masjid

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:45 WITA

Dari Gorontalo mencari anaknya yang hilang Polisi Di Makassar Justru Tidak Terima Laporan Kehilangan Anakanya

Berita Terbaru

Berita

SMPN 8 Makassar Gelar Buka Puasa Bersama dan Bagi Takjil

Sabtu, 14 Mar 2026 - 19:33 WITA