Bayi Perempuan Didalam Kardus Ditemukan Depan Rumah Warga, Polsek Somba Opu Lakukan Penyelidikan 

- Penulis

Rabu, 29 November 2023 - 09:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, FILALIN.COM, — Warga Lingkungan Bontobaddo, Kelurahan Bontoramba, Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa dihebohkan dengan penemuan sesosok bayi berjenis kelamin perempuan yang terbungkus kardus didepan rumah salah satu warga, H.Syarifuddin Umar Dg Ngoyo.

Bayi mungil ini ditemukan dalam kondisi masih hidup dengan tali pusar sudah terpotong bersama selembar kertas yang bertuliskan diduga tanggal lahir bayi tersebut.

Peristiwa penemuan bayi ini terjadi pada Selasa (28/11/2023) ditemukan pertama kalinya oleh anak dari H. Syarifuddin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakapolsek Somba Opu AKP Aslamuddin saat dikonfirmasi membenarkan terkait penemuan bayi tersebut.

AKP Aslam sapaan akrabnya itu menjelaskan bahwa bayi mungil berjenis kelamin perempuan itu pertama kalinya ditemukan oleh anak dari H. Syarifuddin saat usai sholat dan menemukan sebuah kardus yang terletak di teras rumahnya dengan mendengar suara bayi.

“Jadi bayi tersebut ditemukan didalam kardus sehingga anak dari H. Syarifuddin keluar rumah saat usai melaksanakan sholat. Setelah itu langsung melihat ada sebuah kardus dan lalu mendengar suara bayi hingga dirinya kaget,” ungkap Wakapolsek Somba Opu.

Lanjut Wakapolsek Somba Opu, saat dirinya kaget mendengar suara bayi, kemudian memanggil salah seorang lelaki berinisial F (19) untuk membuka kardus dan melihat ternyata isi dari kardus tersebut terdapat bayi dalam kondisi masih hidup.

“Pasca ditemukan bayi tersebut, langsung diamankan oleh warga dan dibawa ke salah satu Apotek terdekat untuk mendapatkan perawatan,” jelas Wakapolsek.

Wakapolsek Somba Opu menambahkan, setelah adanya penemuan bayi berjenis kelamin perempuan ini, kami dari Polsek Somba Opu bersama Kepala Puskesmas Samata dan Lurah Bontoramba serta Bhabinkamtinmas langsung turun ke TKP dan melihat kondisi bayi tersebut.

“Terkait penemuan bayi mungil ini, kami masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut. Termasuk kami menggali keterangan para saksi dilokasi kejadian penemuan bayi tersebut,” ungkapnya.

Hingga berita ini ditayangkan, Polisi masih melakukan penyelidikan terkait penemuan bayi ini. Diduga bayi tersebut sengaja dibuang oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

(*/Humas Polres Gowa

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK SULSELBAR DAN PEMKAB BULUKUMBA PERKUAT LITERASI KEUANGAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PROGRAM EKI DAN KNMP
Pengukuhan Pengurus BPC PHRI Kepulauan Selayar Periode Baru, Dorong Penguatan SDM dan Pariwisata Daerah
Basarnas Makassar Temukan Kedua Korban Terseret Arus Sungai Buakkang dalam Kondisi Meninggal Dunia
FKM UIT Jalin MoA dengan Empat Sekolah di Bulukumba, Implementasikan Kerja Sama melalui Sosialisasi Manajemen Bencana
OJK SULSELBAR PERKUAT LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN MELALUI SINERGI PROGRAM EKOSISTEM KEUANGAN INKLUSIF DAN KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH DI DESA ANGKUE KABUPATEN BONE
Anggota Komisi I DPR RI Soroti Ancaman Kejahatan Digital dalam Dialog Kebangsaan di Gowa
Mimpi Anak Pulau Itu Kini Bernama Sarjana
Ketika Data Menjadi Senjata Pembangunan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 12:54 WITA

OJK SULSELBAR DAN PEMKAB BULUKUMBA PERKUAT LITERASI KEUANGAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PROGRAM EKI DAN KNMP

Senin, 11 Mei 2026 - 11:56 WITA

Pengukuhan Pengurus BPC PHRI Kepulauan Selayar Periode Baru, Dorong Penguatan SDM dan Pariwisata Daerah

Senin, 11 Mei 2026 - 11:06 WITA

Basarnas Makassar Temukan Kedua Korban Terseret Arus Sungai Buakkang dalam Kondisi Meninggal Dunia

Senin, 11 Mei 2026 - 10:59 WITA

FKM UIT Jalin MoA dengan Empat Sekolah di Bulukumba, Implementasikan Kerja Sama melalui Sosialisasi Manajemen Bencana

Senin, 11 Mei 2026 - 10:54 WITA

OJK SULSELBAR PERKUAT LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN MELALUI SINERGI PROGRAM EKOSISTEM KEUANGAN INKLUSIF DAN KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH DI DESA ANGKUE KABUPATEN BONE

Berita Terbaru