Dua Pelajar Tenggelam di Sungai Balang Malino, Polsek Tinggimoncong Bersama Warga Lakukan Evakuasi

- Penulis

Kamis, 25 April 2024 - 20:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GOWA,FILALIN.COM, — Dua pelajar meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Balang Malino Dusun Salutowa Desa Parigi Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa. Personel Polsek Tinggimoncong bersama warga sekitar mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban, Kamis (25/04/2024).

 

Menurut keterangan saksi, peristiwa tragis ini terjadi pada sekitar pukul 14.30 Wita, ketika korban bersama empat temannya mengunjungi bendungan sungai Balang Malino. Korban Perm. Sriwati (13) dan Perm. Salsabila (11) turun ke sungai untuk mandi, namun beberapa menit kemudian mereka terlihat kesulitan dan meminta tolong. Salah satu saksi, Perm. Tika, mencoba menolong dengan melompat ke sungai, tetapi kedua korban tetap tidak bisa diselamatkan dan tenggelam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Saksi lainnya kemudian berteriak meminta tolong kepada warga sekitar, yang segera merespons dan mulai melakukan pencarian bersama personel Babinkamtibmas Polsek Tinggimoncong dan Babinsa. Korban ditemukan pada sekitar pukul 15.30 WITA dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

 

Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi, sehingga proses penguburan dapat dilakukan segera. Identitas korban yang meninggal adalah Perm. Salsabila (11), pelajar dari Kampung Beru, Dusun Salutowa, Desa Parigi, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, dan Perm. Sriwati (13), pelajar dari alamat yang sama.

 

Saksi-saksi dalam kejadian ini adalah Perm. Tika (13) dan Perm. Hikmah (13), keduanya pelajar dari Kampung Beru, Dusun Salutowa, Desa Parigi, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa.

 

Kapolsek Tinggimoncong IPTU Anwar mengungkapkan, Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berada di sekitar sungai atau tempat berair lainnya, serta memastikan keamanan dan keselamatan saat berenang.

 

“Meskipun keluarga korban menolak otopsi dan menganggap kejadian sebagai kecelakaan, Polsek Tinggimoncong akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan semua aspek kejadian ini dapat diungkap dengan baik,”ungkap Kapolsek.

(*/Humas Polres Gowa)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK SULSELBAR DAN PEMKAB BULUKUMBA PERKUAT LITERASI KEUANGAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PROGRAM EKI DAN KNMP
Pengukuhan Pengurus BPC PHRI Kepulauan Selayar Periode Baru, Dorong Penguatan SDM dan Pariwisata Daerah
Basarnas Makassar Temukan Kedua Korban Terseret Arus Sungai Buakkang dalam Kondisi Meninggal Dunia
FKM UIT Jalin MoA dengan Empat Sekolah di Bulukumba, Implementasikan Kerja Sama melalui Sosialisasi Manajemen Bencana
OJK SULSELBAR PERKUAT LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN MELALUI SINERGI PROGRAM EKOSISTEM KEUANGAN INKLUSIF DAN KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH DI DESA ANGKUE KABUPATEN BONE
Anggota Komisi I DPR RI Soroti Ancaman Kejahatan Digital dalam Dialog Kebangsaan di Gowa
Mimpi Anak Pulau Itu Kini Bernama Sarjana
Ketika Data Menjadi Senjata Pembangunan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 12:54 WITA

OJK SULSELBAR DAN PEMKAB BULUKUMBA PERKUAT LITERASI KEUANGAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PROGRAM EKI DAN KNMP

Senin, 11 Mei 2026 - 11:56 WITA

Pengukuhan Pengurus BPC PHRI Kepulauan Selayar Periode Baru, Dorong Penguatan SDM dan Pariwisata Daerah

Senin, 11 Mei 2026 - 11:06 WITA

Basarnas Makassar Temukan Kedua Korban Terseret Arus Sungai Buakkang dalam Kondisi Meninggal Dunia

Senin, 11 Mei 2026 - 10:59 WITA

FKM UIT Jalin MoA dengan Empat Sekolah di Bulukumba, Implementasikan Kerja Sama melalui Sosialisasi Manajemen Bencana

Senin, 11 Mei 2026 - 10:54 WITA

OJK SULSELBAR PERKUAT LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN MELALUI SINERGI PROGRAM EKOSISTEM KEUANGAN INKLUSIF DAN KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH DI DESA ANGKUE KABUPATEN BONE

Berita Terbaru