Yayasan Hadji Kalla Bentuk Kelompok Jantung Sehat di 14 Desa dan Kelurahan Se-Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa

- Penulis

Kamis, 25 April 2024 - 18:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONTONOMPO,GOWA, – Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesehatan jantung masyarakat, Yayasan Hadji Kalla bersama mitra Yayasan Jantung Indonesia cabang Sulawesi Selatan, telah resmi membentuk kelompok Jantung Sehat di 14 desa dan kelurahan di Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, pada 24 April 2024.

Peluncuran inisiatif ini dihadiri oleh Kepala Kecamatan Bontonompo beserta jajarannya, serta pengurus dari Yayasan Hadji Kalla dan Yayasan Jantung Indonesia cabang Sulawesi Selatan, menandai komitmen kuat terhadap peningkatan kesehatan masyarakat.

Lebih lanjut, Kecamatan Bontonompo juga terpilih sebagai salah satu lokasi penelitian yang dilakukan oleh Yayasan Hadji Kalla. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana partisipasi aktif dari komunitas dapat berkontribusi langsung dalam mengurangi risiko penyakit jantung. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan penting untuk strategi kesehatan publik di masa depan, tidak hanya di Kabupaten Gowa tetapi juga untuk wilayah lain di Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan inti dari program ini adalah pelaksanaan senam Jantung Sehat, yang telah berhasil melibatkan hampir 1000 warga aktif. Setiap kelompok rata-rata membina 50 orang warga, yang secara teratur mengikuti aktivitas fisik ini untuk mendukung kesehatan kardiovaskular mereka. Program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesehatan fisik, tetapi juga untuk memperkuat hubungan sosial di dalam komunitas.

Sapril Akhmady, selaku Program Manager Bidang Kemanusiaan, Kesehatan dan Lingkungan, Yayasan Hadji Kalla, menyampaikan bahwa dengan adanya kelompok sehat dalam masyarakat bisa meningkatkan antusiasme masyarakat untuk mengikuti kegiatan-kegiatan Kesehatan.

“Kami berharap sebagai upaya dalam mendukung pencegahan penyakit jantung dan edukasi kesehatan di masyarakat, kegiatan ini bisa mendorong terciptanya lingkungan yang sehat dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga Kesehatan jantung melalui kegiatan fisik yang tepat” tambahnya.

Arif Situju, selaku Kepala Kecamatan Bontonompo mengungkapkan bahwa kegiatan Ini adalah langkah besar dalam upaya untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan meningkatkan kualitas hidup warga khususnya di kecamatan Bontonompo.

“Kami sangat bangga dengan antusiasme dan partisipasi warga dalam program Jantung Sehat ini, tentu kita juga berharap program ini bisa menjadi contoh baik yang bisa terus dikembangkan di banyak wilayah di Kabupaten Gowa, sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Bupati Gowa, bahwa setiap inisiatif baik harus terus di dukung, agar programnya bisa terus berkelanjutan dan membawa manfaat yang lebih besar untuk masyarakat,” ujarnya.

Muhammad Naim, selaku Sekretaris Klub Jantung Sehat Wilayah Kecamatan Bontonompo menyampaikan bahwa dalam kegiatan rutin yang dilakukan oleh KJS Bontonompo, peserta yang ikut terus meningkat setiap pekannya. Dari yang tadinya hanya beberapa orang, terus bertambah menjadi ratusan peserta untuk setiap kelompok yang ada di 14 wilayah kelurahan/desa, hal ini menjadi bukti bahwa inisiasi kegiatan senam jantung di wilayah Bontonompo, mendapat respon yang sangat positif dari warga.

“Tentu ini menjadi pertanda yang baik untuk kita para kader pelatih yang menjalankan program ini. Kita bisa melihat perkembangan pesat untuk setiap KJS yang ada di desa dan kelurahan. Sekarang yang menjadi PR dan harapan kita adalah, semoga di masa mendatang kader pelatih bisa terus bertambah, karena secara keilmuan hanya ada beberapa orang dari kami yang resmi sebagai kader pelatih yang mendapatkan pelatihan, tentu ini masih sangat sedikit, jika melihat KJS yang ada di sini yang semakin besar dan kegiatannya yang semakin intens, yang bisa 3 kali dalam sepekan. Itulah yang menjadi harapan kita.” Ungkapnya

Dari data yang telah dihimpun KJS Bontonompo, menurut Sahriani Asih yang merupakan Koordinator KJS Bontonompo, yang juga petugas kesehatan di Puskesmas Bontonompo, menjelaskan bahwa sejak inisiasi senam jantung sehat dijalankan, data laporan penyakit tidak menular seperti jantung dan hipertensi terjadi penurunan. Hal ini menjadi bukti manfaat dari inisiasi Senam Jantung bisa berdampak baik untuk masyarakat.

Program ini merupakan bagian dari komitmen Yayasan Jantung Indonesia dan Yayasan Hadji Kalla untuk mendorong gaya hidup sehat dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pencegahan penyakit jantung. Melalui kerjasama dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan program ini akan terus berkembang dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat. (*)

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK SULSELBAR DAN PEMKAB BULUKUMBA PERKUAT LITERASI KEUANGAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PROGRAM EKI DAN KNMP
Pengukuhan Pengurus BPC PHRI Kepulauan Selayar Periode Baru, Dorong Penguatan SDM dan Pariwisata Daerah
Basarnas Makassar Temukan Kedua Korban Terseret Arus Sungai Buakkang dalam Kondisi Meninggal Dunia
FKM UIT Jalin MoA dengan Empat Sekolah di Bulukumba, Implementasikan Kerja Sama melalui Sosialisasi Manajemen Bencana
OJK SULSELBAR PERKUAT LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN MELALUI SINERGI PROGRAM EKOSISTEM KEUANGAN INKLUSIF DAN KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH DI DESA ANGKUE KABUPATEN BONE
Anggota Komisi I DPR RI Soroti Ancaman Kejahatan Digital dalam Dialog Kebangsaan di Gowa
Mimpi Anak Pulau Itu Kini Bernama Sarjana
Ketika Data Menjadi Senjata Pembangunan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 12:54 WITA

OJK SULSELBAR DAN PEMKAB BULUKUMBA PERKUAT LITERASI KEUANGAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PROGRAM EKI DAN KNMP

Senin, 11 Mei 2026 - 11:56 WITA

Pengukuhan Pengurus BPC PHRI Kepulauan Selayar Periode Baru, Dorong Penguatan SDM dan Pariwisata Daerah

Senin, 11 Mei 2026 - 11:06 WITA

Basarnas Makassar Temukan Kedua Korban Terseret Arus Sungai Buakkang dalam Kondisi Meninggal Dunia

Senin, 11 Mei 2026 - 10:59 WITA

FKM UIT Jalin MoA dengan Empat Sekolah di Bulukumba, Implementasikan Kerja Sama melalui Sosialisasi Manajemen Bencana

Senin, 11 Mei 2026 - 10:54 WITA

OJK SULSELBAR PERKUAT LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN MELALUI SINERGI PROGRAM EKOSISTEM KEUANGAN INKLUSIF DAN KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH DI DESA ANGKUE KABUPATEN BONE

Berita Terbaru