Kalla Institute Dorong Transformasi Digital untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM Perempuan di Pangkep

- Penulis

Selasa, 6 Agustus 2024 - 17:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Kalla Institute melalui tim dosen pengabdi melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada transformasi digital untuk meningkatkan daya saing UMKM perempuan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.

Kegiatan ini dipimpin oleh Khaerunnisa Nur Fatimah Syahnur, dosen Program Studi Manajemen Retail, dan berlangsung di Waterboom Mattampa, Samalewa, Bungoro, Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan.

Pelatihan ini menargetkan kelompok UMKM perempuan BATARI (Bandeng Tanpa Duri) Pangkep dengan 12 peserta. Kegiatan ini mencakup teori dan praktik langsung dengan berbagai materi penting.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Andi Hutami Endang dari Program Studi Sistem Informasi memperkenalkan peserta pada berbagai platform digital yang dapat digunakan untuk memasarkan produk dan memperluas jangkauan pasar. Fitriyani, dosen dari Program Studi Manajemen Retail, memberikan pelatihan mengenai strategi pemasaran digital, mengajarkan peserta tentang pentingnya kehadiran online serta cara memanfaatkan media sosial dan marketplace untuk meningkatkan penjualan.

Selain itu, Mardiatul Jannah dari Program Studi Kewirausahaan memberikan wawasan tentang literasi keuangan dan inklusi digital, yang penting untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai pengelolaan keuangan yang baik dalam dunia digital.

Kegiatan ini juga didukung oleh dosen lainnya, Mirandha Ariesca Riana dan Kiki Resky Ramadhani Sucipto, yang turut membantu dalam pelaksanaan pelatihan.
Sebagai penutup kegiatan, tim dosen memberikan aset berupa modem dan kuota internet yang dapat diakses oleh seluruh anggota kelompok BATARI Pangkep.

Peserta juga menerima studio box untuk praktik pembuatan konten di media sosial dan marketplace.

Transformasi digital ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM perempuan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Dengan akses ke teknologi dan pengetahuan yang memadai, para pelaku UMKM dapat lebih berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Kegiatan pengabdian ini menunjukkan komitmen kuat Kalla Institute dalam mendukung pemberdayaan perempuan dan pengembangan UMKM di daerah.

Dengan bekal ilmu dan aset yang diberikan, kelompok BATARI Pangkep diharapkan dapat meraih kesuksesan yang lebih besar di masa depan. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggota Komisi I DPR RI Soroti Ancaman Kejahatan Digital dalam Dialog Kebangsaan di Gowa
Mimpi Anak Pulau Itu Kini Bernama Sarjana
Ketika Data Menjadi Senjata Pembangunan
Di Balik Angka Sensus Ekonomi: Kisah Abdul Rahman Menembus Lorong Demi Data untuk Negeri
Resmikan Kantor DPD Tangsel, IWO Indonesia Perkuat Struktur dan Sinergi
Kejati Sulsel Soroti Sewa Lahan PT IHIP di Lutim, Minta Dilakukan Appraisal Ulang
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Budaya Kerja Sehat melalui Mental Health Day 2026
Pegadaian Kanwil Makassar SulSelBarRa Maluku Cetak Kinerja Gemilang per April 2026: Omset Tembus Rp20,19 Triliun dan Perkuat Ekosistem Emas
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:52 WITA

Anggota Komisi I DPR RI Soroti Ancaman Kejahatan Digital dalam Dialog Kebangsaan di Gowa

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:11 WITA

Mimpi Anak Pulau Itu Kini Bernama Sarjana

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:39 WITA

Ketika Data Menjadi Senjata Pembangunan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:45 WITA

Di Balik Angka Sensus Ekonomi: Kisah Abdul Rahman Menembus Lorong Demi Data untuk Negeri

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:35 WITA

Resmikan Kantor DPD Tangsel, IWO Indonesia Perkuat Struktur dan Sinergi

Berita Terbaru

Caption : Suharli saat Wisuda dikampus UNM Makassar. Foto : ist

Berita

Mimpi Anak Pulau Itu Kini Bernama Sarjana

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:11 WITA

Kepala BPS Sulsel, Aryanto.Foto : ist

Berita

Ketika Data Menjadi Senjata Pembangunan

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:39 WITA