Tim Sar Lakukan Pencarian Warga Ponroe Hanyut

- Penulis

Minggu, 11 Mei 2025 - 11:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Basarnas makassar terjunkan Rescuer Pos Sar Bone dalam pencarian 1 orang yang hanyut di sungai di Desa Pattimpa Kecamatan Ponre Kabupaten Bone. (Sabtu, 10 Mei 2025).

 

Laporan ini diterima di com center Basarnas makassar sekitar pukul 16.00, langsung kami terjunkan personil Pos Sar Bone untuk melakukan pencarian. Ujar Muh. Arif Anwar. S. Sos., M.M. selaku Kepala Kantor Basarnas Makassar sekaligus Sar Mission Coordinator.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dilaporkan oleh Babinsa setempat, pBpk Iwan Setiawan bahwa telah terjadi kondisi membahayakan manusia seorang petani atas nama Masse usia 72 tahun terseret arus sungai dan belum diketemukan. Kronologi singkat bahwa Pada hari Sabtu tanggal 10 Mei 2025 Pukul 11.30 Wita, rombongan petani melintasi sungai Pakkasalo setelah selesai menanam jagung. Kondisi sungai saat itu dalam keadaan banjir. Mirdan (L/31 th), rekan korban yang menjadi saksi kejadian sudah melintas duluan saat air sungai mulai naik, kemudian korban menyusul melintasi sungai, saat dipertengahan sungai, air semakin deras dan korban tidak mampu bertahan kemudan terseret arus sungai. Mirdan melihat korban hanyut, berusaha berenang untuk membantu korban namun tidak bisa dijangkau. Telah dilakukan pencarian oleh warga tetapi sampai saat ini belum ditemukan, kemudian meminta bantuan Sar.

 

Tim Sar Gabungan yang tiba dilokasi langsung melakukan aksi dengan membagi 4 SRU (Search and Rescue Unit) yakni :

* Sru 1 (satu) melakukan pencarian dari lkk sejauh 6 km dengan menggunakan Drone menuju arah hilir

* Sru 2 (dua) melakukan pencarian dengan menggunakan rubber boat sejauh 6 km dari lkk menuju arah hilir

* Sru 3 (tiga) melakukan pencarian dengan berjalan kaki dari lkk sejauh 3 km menuju arah hilir sampai ke point B

* Sru 4 (empat) melakukan pencarian dengan berjalan kaki dari point B sejauh 3 km menuju arah hilir.

 

“Dengan kerja sama seluruh unsur yang terlibat, baik dari TNI/Polri, Bpbd, organisasi berpotensi Sar, pemerintah dan masyarakat setempat, semoga korban lekas ditemukan.” tambah Arif Anwar. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK SULSELBAR DAN PEMKAB BULUKUMBA PERKUAT LITERASI KEUANGAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PROGRAM EKI DAN KNMP
Pengukuhan Pengurus BPC PHRI Kepulauan Selayar Periode Baru, Dorong Penguatan SDM dan Pariwisata Daerah
Basarnas Makassar Temukan Kedua Korban Terseret Arus Sungai Buakkang dalam Kondisi Meninggal Dunia
FKM UIT Jalin MoA dengan Empat Sekolah di Bulukumba, Implementasikan Kerja Sama melalui Sosialisasi Manajemen Bencana
OJK SULSELBAR PERKUAT LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN MELALUI SINERGI PROGRAM EKOSISTEM KEUANGAN INKLUSIF DAN KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH DI DESA ANGKUE KABUPATEN BONE
Anggota Komisi I DPR RI Soroti Ancaman Kejahatan Digital dalam Dialog Kebangsaan di Gowa
Mimpi Anak Pulau Itu Kini Bernama Sarjana
Ketika Data Menjadi Senjata Pembangunan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 12:54 WITA

OJK SULSELBAR DAN PEMKAB BULUKUMBA PERKUAT LITERASI KEUANGAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PROGRAM EKI DAN KNMP

Senin, 11 Mei 2026 - 11:56 WITA

Pengukuhan Pengurus BPC PHRI Kepulauan Selayar Periode Baru, Dorong Penguatan SDM dan Pariwisata Daerah

Senin, 11 Mei 2026 - 11:06 WITA

Basarnas Makassar Temukan Kedua Korban Terseret Arus Sungai Buakkang dalam Kondisi Meninggal Dunia

Senin, 11 Mei 2026 - 10:59 WITA

FKM UIT Jalin MoA dengan Empat Sekolah di Bulukumba, Implementasikan Kerja Sama melalui Sosialisasi Manajemen Bencana

Senin, 11 Mei 2026 - 10:54 WITA

OJK SULSELBAR PERKUAT LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN MELALUI SINERGI PROGRAM EKOSISTEM KEUANGAN INKLUSIF DAN KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH DI DESA ANGKUE KABUPATEN BONE

Berita Terbaru