Bolu Paparanggi Bakar Khas Gowa Di Bakar Dengan Pallakko

- Penulis

Jumat, 23 Mei 2025 - 08:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-0x0-0-0#

i

0-0x0-0-0#

GOWA,FILALIN.COM, — Salah satu makanan tradisional khas Kabupaten Gowa yang masih digemari hingga kini adalah Bolu Paranggi Bakar. Camilan ini menjadi pilihan favorit banyak warga, terutama saat sore hari. Perpaduan rasa gurih dan manis dari gula aren membuat Bolu Paranggi Bakar memiliki daya tarik tersendiri.

 

Dengan menggunakan bahan-bahan sederhana seperti tepung terigu, mentega, telur ayam ras, dan gula aren, Bolu Paranggi Bakar buatan seorang ibu rumah tangga di Gowa siap memanjakan lidah para penikmat kuliner tradisional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Proses pembuatannya pun cukup praktis. Setelah semua bahan dicampur dan diaduk menggunakan mesin selama kurang lebih lima menit, adonan dimasukkan ke dalam loyang khusus dan dibakar. Dalam waktu singkat, sekitar lima menit, bolu pun matang dan siap disajikan.

 

Menariknya, usaha pembuatan kue ini sudah dijalani oleh pembuatnya, Harlia Dg. Singara, selama sepuluh tahun. Ia tetap mempertahankan resep keluarga yang diturunkan secara turun-temurun. Tak heran jika rasa bolu buatannya begitu khas dan tak mudah dilupakan.

 

“Perpaduan rasa gurih dan manis gula aren ini memang jadi rahasianya,” ungkap Harlia.

 

Bagi Anda yang penasaran ingin mencicipi lezatnya Bolu Paranggi Bakar khas Gowa, Anda bisa langsung datang ke Jalan Palantikang, Kecamatan Somba Opu. Harganya pun sangat terjangkau, hanya seribu rupiah per buah. Murah, lezat, dan pastinya akan membuat Anda ketagihan!. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK SULSELBAR DAN PEMKAB BULUKUMBA PERKUAT LITERASI KEUANGAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PROGRAM EKI DAN KNMP
Pengukuhan Pengurus BPC PHRI Kepulauan Selayar Periode Baru, Dorong Penguatan SDM dan Pariwisata Daerah
Basarnas Makassar Temukan Kedua Korban Terseret Arus Sungai Buakkang dalam Kondisi Meninggal Dunia
FKM UIT Jalin MoA dengan Empat Sekolah di Bulukumba, Implementasikan Kerja Sama melalui Sosialisasi Manajemen Bencana
OJK SULSELBAR PERKUAT LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN MELALUI SINERGI PROGRAM EKOSISTEM KEUANGAN INKLUSIF DAN KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH DI DESA ANGKUE KABUPATEN BONE
Anggota Komisi I DPR RI Soroti Ancaman Kejahatan Digital dalam Dialog Kebangsaan di Gowa
Mimpi Anak Pulau Itu Kini Bernama Sarjana
Ketika Data Menjadi Senjata Pembangunan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 12:54 WITA

OJK SULSELBAR DAN PEMKAB BULUKUMBA PERKUAT LITERASI KEUANGAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PROGRAM EKI DAN KNMP

Senin, 11 Mei 2026 - 11:56 WITA

Pengukuhan Pengurus BPC PHRI Kepulauan Selayar Periode Baru, Dorong Penguatan SDM dan Pariwisata Daerah

Senin, 11 Mei 2026 - 11:06 WITA

Basarnas Makassar Temukan Kedua Korban Terseret Arus Sungai Buakkang dalam Kondisi Meninggal Dunia

Senin, 11 Mei 2026 - 10:59 WITA

FKM UIT Jalin MoA dengan Empat Sekolah di Bulukumba, Implementasikan Kerja Sama melalui Sosialisasi Manajemen Bencana

Senin, 11 Mei 2026 - 10:54 WITA

OJK SULSELBAR PERKUAT LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN MELALUI SINERGI PROGRAM EKOSISTEM KEUANGAN INKLUSIF DAN KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH DI DESA ANGKUE KABUPATEN BONE

Berita Terbaru