Kalla Rescue Perkuat Keahlian Teknis Jungle Rescue

- Penulis

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 16:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,  – Kalla Rescue semakin memantapkan statusnya sebagai potensi SAR yang mengantongi sertifikasi Basarnas. Para relawan terus meningkatkan skill dan kapasitasnya untuk memperkuat kesiapsiagaan terhadap situasi darurat, salah satunya jungle rescue.

Corporate Communication & Sustainability Department Head, Nadya Tyagita, mengungkapkan, jungle rescue merupakan kompetensi yang wajib dimiliki oleh potensi SAR. Apalagi kondisi geografis di Sulawesi Selatan yang kaya akan bentang alam hutan. Potensi untuk terjadinya situasi darurat sangat tinggi bagi orang yang melakukan aktivitas di wilayah seperti itu, seperti bertualang atau berwisata.

“Tiap tahun kami mengikuti latihan jungle rescue yang dilaksanakan Basarnas. Kegiatan ini semacam refreshment bagi kami untuk selalu lebih siap lagi turun memberikan pertolongan dalam berbagai situasi darurat, khususnya di wilayah hutan dan pegunungan,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Belum lama ini, Kalla Rescue kembali mengikuti pelatihan jungle rescue di Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Basarnas Makassar dan Pos Bulu Balea Gunung Bawakaraeng. Salah satu tujuannya adalah untuk menyiapkan tim turut serta dalam misi menjaga keselamatan para pendaki yang rutin merayakan Hari Kemerdekaan di Gunung Bawakaraeng.

“Setiap tahun kan Gunung Bawakaraeng itu ramai pendaki pada momen 17 Agustus untuk upacara bendera. Nah, nanti kita juga diminta untuk ikut siaga dan melakukan pemantauan di sana,” ungkap Nadya.

Sementera itu, Ketua Kalla Rescue, Kurniawan Djaya, menyebutkan, keahlian teknis yang harus dimiliki dalam jungle rescue, seperti navigasi dan orientasi medan dalam menggunakan kompas, peta, dan GPS untuk menavigasi hutan lebat serta jalur pegunungan. Kemudian, teknik evakuasi dalam penggunaan tandu, tali-temali, dan sistem pulley untuk mengevakuasi korban dari lereng curam atau jurang. Selain itu, potensi SAR juga mesti memahami penanganan medis dasar untuk memberikan pertolongan pertama pada korban cedera, hipotermia, atau kelelahan.

“Memperkuat keahlian teknis jungle rescue merupakan bentuk komitmen kami untuk memberikan pelayanan SAR yang cepat, tepat, dan profesional. Dalam latihan ini, kami juga meningkatkan koordinasi antar potensi SAR agar dapat bersinergi lebih baik lagi saat berada di lapangan,” jelas Kurniawan.

Sejak resmi terbentuk pada 2022, Kalla Rescue yang merupakan tim tanggap bencana KALLA terus berupaya secara konsisten terlibat aktif dalam melaksanakan berbagai misi kemanusiaan, pencarian dan penyelamatan korban bencana. Saat ini, Kalla Rescue beranggotakan 21 orang yang merupakan karyawan dari berbagai unit bisnis KALLA dan mengantongi sertifikasi SAR Nasional. Kehadiran Kalla Rescue juga sejalan dengan implementasi ESG KALLA, khususnya dari pilar sosial untuk meningkatkan semangat kepedulian sosial dan kemanusiaan melalui kegiatan volunteering.

Kalla Rescue memiliki sekretariat yang berlokasi di NIPAH Park. Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan dan pertolongan Kalla Rescue dapat menghubungi hotline Kalla Care di nomor Whatsapp 0811 4414 030 dan nomor 0411 300 0103. Informasi lainnya juga dapat diakses pada akun Instagram kalla.rescue. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK SULSELBAR DAN PEMKAB BULUKUMBA PERKUAT LITERASI KEUANGAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PROGRAM EKI DAN KNMP
Pengukuhan Pengurus BPC PHRI Kepulauan Selayar Periode Baru, Dorong Penguatan SDM dan Pariwisata Daerah
Basarnas Makassar Temukan Kedua Korban Terseret Arus Sungai Buakkang dalam Kondisi Meninggal Dunia
FKM UIT Jalin MoA dengan Empat Sekolah di Bulukumba, Implementasikan Kerja Sama melalui Sosialisasi Manajemen Bencana
OJK SULSELBAR PERKUAT LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN MELALUI SINERGI PROGRAM EKOSISTEM KEUANGAN INKLUSIF DAN KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH DI DESA ANGKUE KABUPATEN BONE
Anggota Komisi I DPR RI Soroti Ancaman Kejahatan Digital dalam Dialog Kebangsaan di Gowa
Mimpi Anak Pulau Itu Kini Bernama Sarjana
Ketika Data Menjadi Senjata Pembangunan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 12:54 WITA

OJK SULSELBAR DAN PEMKAB BULUKUMBA PERKUAT LITERASI KEUANGAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PROGRAM EKI DAN KNMP

Senin, 11 Mei 2026 - 11:56 WITA

Pengukuhan Pengurus BPC PHRI Kepulauan Selayar Periode Baru, Dorong Penguatan SDM dan Pariwisata Daerah

Senin, 11 Mei 2026 - 11:06 WITA

Basarnas Makassar Temukan Kedua Korban Terseret Arus Sungai Buakkang dalam Kondisi Meninggal Dunia

Senin, 11 Mei 2026 - 10:59 WITA

FKM UIT Jalin MoA dengan Empat Sekolah di Bulukumba, Implementasikan Kerja Sama melalui Sosialisasi Manajemen Bencana

Senin, 11 Mei 2026 - 10:54 WITA

OJK SULSELBAR PERKUAT LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN MELALUI SINERGI PROGRAM EKOSISTEM KEUANGAN INKLUSIF DAN KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH DI DESA ANGKUE KABUPATEN BONE

Berita Terbaru