Warga kelurahan Antang & Bitowa Adukan Konflik Lahan ke Rudianto Lallo, Khawatir Aset Pemkot Hilang

- Penulis

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,.– Warga Kelurahan Antang & Bitowa Kecamatan Manggala, mengadu ke anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo,SH,MH terkait konflik lahan lapangan yang selama ini dimanfaatkan masyarakat sebagai fasilitas publik.

 

Warga khawatir jika Pemerintah Kota Makassar lengah, aset tersebut berpotensi lepas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang perwakilan warga,Ridwan  menyampaikan kebingungan mereka menghadapi konflik lahan yang telah bergulir sejak 2019.

 

Menurutnya  lahan tersebut merupakan aset Pemerintah Kota Makassar yang selama ini digunakan masyarakat untuk kepentingan umum, termasuk sarana ibadah yang di mana dipergunakan untuk Shalat Idul Fitri dan Idul Adha.

 

“Kami bingung harus bagaimana. Lahan itu adalah aset Pemkot yang dimanfaatkan masyarakat sebagai fasilitas publik. Kalau tidak segera ditangani, kami khawatir aset Pemkot bisa hilang,” ujarnya Rabu (21/1) saat menyampaikan aspirasi.

 

Warga pun meminta perlindungan hukum kepada Rudianto Lallo,SH,MH dari Fraksi NasDem agar turut mengawal penyelesaian perkara tersebut. Mereka berharap upaya hukum yang kini masih berproses dapat segera dipercepat hingga tingkat kasasi.

 

“Kami meminta kepada anggota Komisi III DPR RI yang membidangi Hukum bapak Rudianto Lallo,SH,MH untuk melakukan pengawalan penyelesaian hukum perkara ini, agar proses kasasinya di Mahkamah Agung Pusat bisa dipercepat,” katanya.

 

Diketahui, konflik lahan lapangan di Kelurahan Antang ini telah bergulir sejak 2019 melalui jalur perdata. Namun hingga kini, belum ada kepastian hukum yang memberikan rasa aman bagi masyarakat yang selama ini memanfaatkan lahan tersebut.

 

Warga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah dan wakil rakyat agar aset daerah tetap terlindungi dan dapat terus dimanfaatkan untuk kepentingan publik. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggota Komisi I DPR RI Soroti Ancaman Kejahatan Digital dalam Dialog Kebangsaan di Gowa
Mimpi Anak Pulau Itu Kini Bernama Sarjana
Ketika Data Menjadi Senjata Pembangunan
Di Balik Angka Sensus Ekonomi: Kisah Abdul Rahman Menembus Lorong Demi Data untuk Negeri
Resmikan Kantor DPD Tangsel, IWO Indonesia Perkuat Struktur dan Sinergi
Kejati Sulsel Soroti Sewa Lahan PT IHIP di Lutim, Minta Dilakukan Appraisal Ulang
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Budaya Kerja Sehat melalui Mental Health Day 2026
Pegadaian Kanwil Makassar SulSelBarRa Maluku Cetak Kinerja Gemilang per April 2026: Omset Tembus Rp20,19 Triliun dan Perkuat Ekosistem Emas
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:52 WITA

Anggota Komisi I DPR RI Soroti Ancaman Kejahatan Digital dalam Dialog Kebangsaan di Gowa

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:11 WITA

Mimpi Anak Pulau Itu Kini Bernama Sarjana

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:39 WITA

Ketika Data Menjadi Senjata Pembangunan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:45 WITA

Di Balik Angka Sensus Ekonomi: Kisah Abdul Rahman Menembus Lorong Demi Data untuk Negeri

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:35 WITA

Resmikan Kantor DPD Tangsel, IWO Indonesia Perkuat Struktur dan Sinergi

Berita Terbaru

Caption : Suharli saat Wisuda dikampus UNM Makassar. Foto : ist

Berita

Mimpi Anak Pulau Itu Kini Bernama Sarjana

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:11 WITA

Kepala BPS Sulsel, Aryanto.Foto : ist

Berita

Ketika Data Menjadi Senjata Pembangunan

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:39 WITA