Pertamina Setop Sementara Solar Subsidi di SPBU Sinjai, Temuan Penyaluran Tak Sesuai Aturan

- Penulis

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINJAI,FILALIN.COM, – Penyaluran solar subsidi di salah satu SPBU di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, dihentikan sementara. Langkah tegas ini diambil PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi setelah ditemukan indikasi distribusi BBM yang tidak sesuai ketentuan.

SPBU bernomor 74.926.45 di Kecamatan Sinjai Utara menjadi sorotan setelah hasil pengecekan lapangan dan investigasi internal mengungkap adanya potensi pelanggaran dalam penyaluran solar subsidi. Penghentian sementara dilakukan sebagai bagian dari proses penegakan aturan sekaligus evaluasi operasional.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa sanksi ini bukan sekadar hukuman, melainkan juga langkah awal pembenahan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penegakan aturan dan pembinaan berjalan bersamaan. Kami ingin memastikan SPBU mematuhi regulasi, sekaligus mendorong perbaikan agar bisa kembali beroperasi sesuai standar,” ujar Lilik.

Saat ini, Pertamina tengah melakukan pembinaan intensif terhadap pengelola SPBU tersebut. Fokusnya mencakup peningkatan kepatuhan terhadap aturan distribusi BBM subsidi, penguatan pengawasan operasional, hingga penertiban mekanisme pelayanan kepada konsumen—termasuk pengisian menggunakan jerigen yang wajib memenuhi syarat administratif.

Di sisi lain, Pertamina memastikan pasokan energi bagi masyarakat tidak terganggu. Sales Branch Manager Pertamina Patra Niaga Sulawesi Selatan, Muhammad Ridho Hasbullah, mengatakan kebutuhan solar subsidi tetap dipenuhi melalui SPBU lain di wilayah Sinjai.

“Kami sudah mengoptimalkan suplai ke SPBU lain. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, kebutuhan BBM tetap aman,” jelasnya.

Pertamina juga memperketat sistem pengawasan dengan memaksimalkan pencatatan digital serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Langkah ini diharapkan mampu menutup celah penyalahgunaan BBM subsidi yang kerap terjadi di lapangan.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk menggunakan BBM subsidi sesuai peruntukannya dan tidak melakukan praktik pembelian yang melanggar aturan.

Dengan langkah tegas ini, Pertamina berharap distribusi solar subsidi di Kabupaten Sinjai dapat kembali tertib, tepat sasaran, dan benar-benar dinikmati oleh sektor yang berhak. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggota Komisi I DPR RI Soroti Ancaman Kejahatan Digital dalam Dialog Kebangsaan di Gowa
Mimpi Anak Pulau Itu Kini Bernama Sarjana
Ketika Data Menjadi Senjata Pembangunan
Di Balik Angka Sensus Ekonomi: Kisah Abdul Rahman Menembus Lorong Demi Data untuk Negeri
Resmikan Kantor DPD Tangsel, IWO Indonesia Perkuat Struktur dan Sinergi
Kejati Sulsel Soroti Sewa Lahan PT IHIP di Lutim, Minta Dilakukan Appraisal Ulang
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Budaya Kerja Sehat melalui Mental Health Day 2026
Pegadaian Kanwil Makassar SulSelBarRa Maluku Cetak Kinerja Gemilang per April 2026: Omset Tembus Rp20,19 Triliun dan Perkuat Ekosistem Emas
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:52 WITA

Anggota Komisi I DPR RI Soroti Ancaman Kejahatan Digital dalam Dialog Kebangsaan di Gowa

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:11 WITA

Mimpi Anak Pulau Itu Kini Bernama Sarjana

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:39 WITA

Ketika Data Menjadi Senjata Pembangunan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:45 WITA

Di Balik Angka Sensus Ekonomi: Kisah Abdul Rahman Menembus Lorong Demi Data untuk Negeri

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:35 WITA

Resmikan Kantor DPD Tangsel, IWO Indonesia Perkuat Struktur dan Sinergi

Berita Terbaru

Caption : Suharli saat Wisuda dikampus UNM Makassar. Foto : ist

Berita

Mimpi Anak Pulau Itu Kini Bernama Sarjana

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:11 WITA

Kepala BPS Sulsel, Aryanto.Foto : ist

Berita

Ketika Data Menjadi Senjata Pembangunan

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:39 WITA