Dituduh Penculik Anak, Seorang Wanita di Kota Sorong Dibakar Hidup-hidup

- Penulis

Rabu, 25 Januari 2023 - 15:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber Gambar: ANTARA FOTO/OLHA MULALINDA

i

Sumber Gambar: ANTARA FOTO/OLHA MULALINDA

Filalin, Sorong – Seorang wanita di Kota Sorong, Papua Barat Daya dibakar hidup-hidup usai dituduh sebagai penculik anak. Akibatnya, korban dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami luka bakar hingga 90 persen.

Diketahui, kejadian mengenaskan ini terjadi di Kompleks Kokoda Km 8, Sorong Timur, sekitar pukul 6.30 WIT, Selasa (24/1/2023).

Dalam video viral di sosial media, tampak sejumlah warga mengerumuni seorang wanita yang sudah babak belur dan setengah bugil. Setelahnya, wanita tersebut diarak ke jalan dan diiringi oleh teriakan warga sekitar. Kemudian, korban disiram dengan bensin lalu dibakar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: Dua WNI di Bali Tipu Putri Kerajaan Arab Saudi Rp512 M

Aparat kepolisian yang berada disekitar lokasi kejadian sempat mencoba melerai aksi tersebut. Namun, polisi tak dapat berbuat banyak karena banyaknya jumlah massa.

Peristiwa ini pun dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Kota Sorong, Iptu Abdul Bayu.

“Jadi informasinya korban diduga sebagai pelaku penculikan anak. Memang akhir-akhir ini banyak isu tentang adanya informasi pencurian anak-anak. Namun itu hoax. Sampai sekarang saja kita belum mendapati adanya anak-anak hilang dicuri atau dilaporkan,” jelas Bayu.

Bayu mengungkapkan, warga mulanya melihat wajah korban mirip dengan pamflet foto yang diduga sebagai penculik anak.

“Kejadian main hakim tadi terjadi karena korban dituduh mirip di foto pamflet yang beredar di tengah-tengah masyarakat. Tapi itu tidak dibenarkan untuk menghakimi orang,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu pelaku pembakaran berinisial IZ kini berhasil diamankan oleh kepolisian.

Baca Juga: Keluarga Jemaah Umrah Asal Sulsel Klarifikasi Soal Dugaan Pelecehan saat Tawaf

“Tersangka sudah ada satu orang yang diamankan,” ujar Kapolresta Sorong, Kombes Happy Perdana Yudianto.

Kombes Happy menjelaskan, IZ merupakan eksekutor pembakaran dan menyiram bensin ke tubuh korban. “Pelaku utama, jadi ini yang menyiramkan bensin dan membakar,” imbuhnya.

Ia juga mengatakan pelaku lainnya masih dalam pengejaran. “Kita masih kejar yang beli bensin sama satunya provokator juga,” kata Kombes Happy.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OPERASI SAR KECELAKAAN KAPAL DI PERAIRAN PELABUHAN NEW PORT PELINDO KOTA MAKASSAR
LBH Suara Panrita Keadilan Desak Bupati Gowa Copot Kadis Dukcapil dan Kepala DPMPTSP Usai Lansia Meninggal di MPP
TINDAK LANJUT ARAHAN PRESIDEN PRABOWO DALAM TAKLIMAT DAN RAKORNAS 2026, POLDA SULSEL GELAR AKSI BERSIH LINGKUNGAN
Komitmen Jaga Kamtibmas, Polres Gowa Amankan Eksekusi Pengosongan Rumah
Operasi SAR Pencarian Lansia Hilang di Selayar Resmi Ditutup, Hasil Nihil
Satu Nelayan Jeneponto Belum Kembali, Basarnas Lakukan Pencarian
Wakapolda Sulsel Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Pallawa 2026
Pastikan UMKM Berjalan Aman, Samapta Polres Gowa Turun Langsung ke Pasar Sungguminasa
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:24 WITA

OPERASI SAR KECELAKAAN KAPAL DI PERAIRAN PELABUHAN NEW PORT PELINDO KOTA MAKASSAR

Minggu, 8 Februari 2026 - 07:14 WITA

LBH Suara Panrita Keadilan Desak Bupati Gowa Copot Kadis Dukcapil dan Kepala DPMPTSP Usai Lansia Meninggal di MPP

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:05 WITA

TINDAK LANJUT ARAHAN PRESIDEN PRABOWO DALAM TAKLIMAT DAN RAKORNAS 2026, POLDA SULSEL GELAR AKSI BERSIH LINGKUNGAN

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:21 WITA

Komitmen Jaga Kamtibmas, Polres Gowa Amankan Eksekusi Pengosongan Rumah

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:29 WITA

Operasi SAR Pencarian Lansia Hilang di Selayar Resmi Ditutup, Hasil Nihil

Berita Terbaru

Berita

SPPG TANRARA, TERLUAS DAN TERBAIK DI SULAWESI SELATAN

Minggu, 8 Feb 2026 - 13:17 WITA