Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Pencari Fakta Kasus Mahasiswa UI Tewas Jadi Tersangka

- Penulis

Senin, 30 Januari 2023 - 15:42 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Fadil Imran. (foto: JawaPos/Dery Ridwansah)

i

Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Fadil Imran. (foto: JawaPos/Dery Ridwansah)

Filalin, Jakarta – Kasus kecelakaan mahasiswa UI, M Hasya Atallah Syaputra yang tewas ditabrak pensiunan polisi terus bergulir. Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Fadil Imran menyatakan membentuk tim pencari fakta untuk mengungkap kasus ini.

Dibentuknya tim pencari fakta itu diperintahkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Pasca ditetapkannya Hasya sebagai tersangka setelah ia tewas, kasus ini pun menjadi sorotan publik.

“Atas perintah Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan sebagai Kapolda saya akan mengambil langkah membentuk tim untuk melakukan langkah-langkah pencarian fakta,” ujar Fadil di upacara perayaan HUT Satuan Pengamanan ke-42 di Polda Metro Jaya, Senin (30/1/2023).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: IPW Sebut Mahasiswa UI Korban Tewas Kecelakaan Jadi Tersangka Adalah Double Victim

Tim pencari fakta akan terbagi menjadi dua, yaitu tim eksternal dan internal. Tim internal terdiri dari Polda Metro Jaya, Inspektorat Pengawas Daerah, Profesi dan Pengamanan, Bidang Hukum, Satuan Lalu Lintas, dan Korps Lalu Lintas.

Sementara tim eksternal adalah pengawas eksternal, pakar keselamatan transportasi, pakar hukum, dan ahli otomotif.

“Kemudian teman-teman wartawan juga supaya bisa ikut di dalamnya, melihat seperti apa fakta sebenarnya, dan lain-lain yang dianggap perlu memperkaya fakta,” tuturnya.

Fadil juga menegaskan ada target waktu yang harus dikejar oleh tim pencari fakta tersebut. “Itu ada target waktu, untuk tim bekerja lebih cepat,” katanya.

Menurut Fadil, fakta-fakta yang nantinya ditemukan oleh tim itu akan ditindaklanjuti secara hukum.

Baca Juga: Mahasiswa UI yang Tewas Ditabrak Pensiunan Polisi Dijadikan Tersangka

“Dari fakta nanti akan kita tindaklanjuti. Semoga rasa keadilan dan kepastian hukum bisa kita peroleh dalam langkah-langkah tersebut,” tutur Fadil.

Sebelumnya, Hasya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan pada 6 Januari lalu. Polisi menetapkan Hasya sebagai tersangka karena dianggap lalai dalam berkendara. Sedangkan pensiunan polisi yang menabraknya dinilai oleh kepolisian tidak bersalah dan hanya ditetapkan sebagai saksi.

 

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LBH SUARA PANRITA KEADILAN DAMPINGI DUA PETANI SAWIT DI KALIMANTAN TIMUR
KEPALA DAN ANGGOTA POSPOL KENANGAN RESPON BAIK LAPORAN WARGA
OJK Kenakan Denda Rp2,12 Triliun Sepanjang Oktober 2026, Pelanggaran Pasar Modal Ditindak Tegas
Kapolresta Gowa Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana, Pastikan Personel dan Peralatan Siap Dikerahkan
PERKUAT PENEGAKAN HUKUM PASAR MODAL, OJK KEMBALI TETAPKAN SANKSI PELANGGARAN MANIPULASI SAHAM, INFORMASI MENYESATKAN, DAN PENYALAHGUNAAN REKENING NASABAH
Kedatuan Luwu Tindak Lanjuti Sengketa Lahan Mangade To Magi di Luwu Timur
OJK Limpahkan Dua Petinggi BPR DCN Malang ke Jaksa, Dugaan Penyimpangan Dana Capai Rp54,9 Miliar
Denda Rp2,1 Triliun Lunas, Transparansi Pelaku Manipulasi Saham Masih Jadi Sorotan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:12 WITA

LBH SUARA PANRITA KEADILAN DAMPINGI DUA PETANI SAWIT DI KALIMANTAN TIMUR

Jumat, 6 November 2026 - 11:36 WITA

KEPALA DAN ANGGOTA POSPOL KENANGAN RESPON BAIK LAPORAN WARGA

Jumat, 6 November 2026 - 08:06 WITA

OJK Kenakan Denda Rp2,12 Triliun Sepanjang Oktober 2026, Pelanggaran Pasar Modal Ditindak Tegas

Kamis, 5 November 2026 - 09:31 WITA

Kapolresta Gowa Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana, Pastikan Personel dan Peralatan Siap Dikerahkan

Rabu, 4 November 2026 - 12:49 WITA

PERKUAT PENEGAKAN HUKUM PASAR MODAL, OJK KEMBALI TETAPKAN SANKSI PELANGGARAN MANIPULASI SAHAM, INFORMASI MENYESATKAN, DAN PENYALAHGUNAAN REKENING NASABAH

Berita Terbaru