Hakim Sidang Sambo Terancam Sanksi Etik

- Penulis

Jumat, 6 Januari 2023 - 19:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ferdy Sambo. (ist/int)

i

Ferdy Sambo. (ist/int)

FILALIN, JAKARTA – Komisi Yudisial (KY) buka suara mengenai video bocornya vonis Ferdy Sambo di media sosial. Juru Bicara KY, Miko Ginting mengaku sudah mengantongi informasi tentang dua rekaman video yang beredar.

Miko mengatakan masih mendalami video yang tengah viral itu.

“KY sudah memperoleh kedua video dimaksud. Kami butuh waktu untuk melakukan penelusuran,” ujar Miko, Kamis, (05/23).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: Viral… Vonis Sambo Bocor

Miko juga menyatakan pihaknya bakal mengusut kebenaran video tersebut. Menurutnya, video bocoran vonis Sambo ini perlu diverifikasi kepada hakim Wahyu Iman serta Komjen Agus yang disebut dalam keterangan video itu terlebih dahulu.

“KY akan telusuri dulu kebenaran dari video dan caption tersebut. Karena ada tiga hal terkait hal ini, yaitu ada videonya, ada captionnya yang secara sekilas tidak saling berhubungan, dan ada suara pihak lain selain hakim,” katanya.

Baca Juga: Stefan William Pamer Cincin, Netizen Bahas Soal Anak

Jika ditemukan pelanggaran, kata Miko, pihaknya akan menindak lanjuti hal ini berupa pelanggaran kode etik hakim.

“Tindak lanjut KY nantinya bisa pada 2 area, yaitu pengawasan hakim dari dugaan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku hakim atau advokasi hakim dari upaya merendahkan kehormatan hakim. Kita lihat bagaimana hasil penelusurannya nanti,” tutup Miko.

Sebelumnya, beredar rekaman video percakapan diduga Ketua Hakim perkara pembunuhan berencana Brigadir J, Wahyu Iman Santoso dengan Kepala Bareskrim Polri Komjen Agus Andrianto. Dalam video tersebut, Wahyu mengatakan akan menajatuhkan hukuman seumur terhadap Ferdy Sambo.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Personel Polres Gowa Turun ke Jalan, Pastikan Situasi Wilayah Tetap Kondusif 
OJK Desak BNI Tuntaskan Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah di KCP Aek Nabara
Modus Baru Penipuan Catut Nama Aliyah Mustika Ilham, Warga Diminta Hati-Hati
NTT Docomo Hadiri Pemeriksaan Cepat di KPPU Terkait Keterlambatan Notifikasi Akuisisi
Jaga Kamseltibcarlantas, Satlantas Polres Gowa Kawal Car Free Day Minggu Pagi
Apel Pemberangkatan Ops Amole 2026, Kapolda Sulsel: Jaga Kehormatan dan Profesionalisme
Warga Makassar Minum Oli karena Dianggap Obat, BPOM: Berbahaya dan Tidak Layak Dikonsumsi
OJK Cabut Izin Usaha PT BPR Sungai Rumbai, Nasabah Diminta Tetap Tenang
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 11:35 WITA

Personel Polres Gowa Turun ke Jalan, Pastikan Situasi Wilayah Tetap Kondusif 

Sabtu, 18 April 2026 - 18:40 WITA

Modus Baru Penipuan Catut Nama Aliyah Mustika Ilham, Warga Diminta Hati-Hati

Senin, 13 April 2026 - 20:20 WITA

NTT Docomo Hadiri Pemeriksaan Cepat di KPPU Terkait Keterlambatan Notifikasi Akuisisi

Minggu, 12 April 2026 - 11:41 WITA

Jaga Kamseltibcarlantas, Satlantas Polres Gowa Kawal Car Free Day Minggu Pagi

Jumat, 10 April 2026 - 11:40 WITA

Apel Pemberangkatan Ops Amole 2026, Kapolda Sulsel: Jaga Kehormatan dan Profesionalisme

Berita Terbaru