Beri Bayinya Kopi Saset untuk Ngemis Online, Polisi Tak Akan Proses Hukum

- Penulis

Kamis, 26 Januari 2023 - 17:48 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ist

i

Foto: ist

Filalin, Gowa – Seorang ibu yang memberi bayinya kopi saset di Gowa, Sulsel telah diperiksa oleh kepolisian, Rabu (25/1/2023).

Diketahui, ibu yang berusia 23 tahun tersebut tega mencekoki anaknya dengan kopi lantaran ingin mendapatkan gift dari siaran langsung TikTok.

“Jadi tujuan yang bersangkutan itu hanya ingin live agar mendapatkan royalti,” kata AKBP Reonald kepada awak media saat menggelar jumpa pers di Mapolres Gowa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: Kakek 70 Tahun Tewas Setelah ‘Open BO’ di Hotel OYO

Lebih parahnya lagi, sang ibu tersebut tak hanya memberi kopi namun juga makanan pedas ke buah hatinya itu.

“Jadi aksi awal itu dia belikan ayam yang pedas, nasi goreng pedas, dan terakhir yang viral pemberian susu dan kopi saset,” katanya.

Namun, pihak kepolisian menegaskan tak akan proses hukum sang ibu setelah mengetahui kondisi ekonomi keluarganya.

Diketahui ibu sang bayi adalah orang tua tunggal dan saat ini hidup bersama neneknya yang mengalami kebutaan.

“Kondisi keluarga tersebut sangat memprihatinkan di mana hidup di kamar kontrakan dan kondisinya ekonomi sangat. Saya menegaskan bahwa kami dari Polres Gowa tidak akan melakukan proses hukum terhadap orangtua bayi dengan alasan kemanusiaan,” jelas AKBP Leonard.

“Kami lebih memilih pendekatan edukasi dan layanan kesehatan tersebut terhadap keluarga tersebut,” lanjutnya.

Baca Juga: KPK Selidiki Dugaan Korupsi Investasi di PT Taspen

Saat ini, bayi berusia 7 bulan tersebut sudah ditangani oleh Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dinas Sosial.

Sementara ibu dan nenek bayi tersebut sedang dalam perawatan medis Dinas Kesehatan Gowa.

“Kami sudah serahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Gowa. Sebab kasus ini kami polisi tidak bisa tangani sendiri, melainkan harus ada kerja sama antara instansi terkait,” pungkas AKBP Leonard.

 

 

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LBH SUARA PANRITA KEADILAN DAMPINGI DUA PETANI SAWIT DI KALIMANTAN TIMUR
KEPALA DAN ANGGOTA POSPOL KENANGAN RESPON BAIK LAPORAN WARGA
OJK Kenakan Denda Rp2,12 Triliun Sepanjang Oktober 2026, Pelanggaran Pasar Modal Ditindak Tegas
Kapolresta Gowa Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana, Pastikan Personel dan Peralatan Siap Dikerahkan
PERKUAT PENEGAKAN HUKUM PASAR MODAL, OJK KEMBALI TETAPKAN SANKSI PELANGGARAN MANIPULASI SAHAM, INFORMASI MENYESATKAN, DAN PENYALAHGUNAAN REKENING NASABAH
Kedatuan Luwu Tindak Lanjuti Sengketa Lahan Mangade To Magi di Luwu Timur
OJK Limpahkan Dua Petinggi BPR DCN Malang ke Jaksa, Dugaan Penyimpangan Dana Capai Rp54,9 Miliar
Denda Rp2,1 Triliun Lunas, Transparansi Pelaku Manipulasi Saham Masih Jadi Sorotan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:12 WITA

LBH SUARA PANRITA KEADILAN DAMPINGI DUA PETANI SAWIT DI KALIMANTAN TIMUR

Jumat, 6 November 2026 - 11:36 WITA

KEPALA DAN ANGGOTA POSPOL KENANGAN RESPON BAIK LAPORAN WARGA

Jumat, 6 November 2026 - 08:06 WITA

OJK Kenakan Denda Rp2,12 Triliun Sepanjang Oktober 2026, Pelanggaran Pasar Modal Ditindak Tegas

Kamis, 5 November 2026 - 09:31 WITA

Kapolresta Gowa Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana, Pastikan Personel dan Peralatan Siap Dikerahkan

Rabu, 4 November 2026 - 12:49 WITA

PERKUAT PENEGAKAN HUKUM PASAR MODAL, OJK KEMBALI TETAPKAN SANKSI PELANGGARAN MANIPULASI SAHAM, INFORMASI MENYESATKAN, DAN PENYALAHGUNAAN REKENING NASABAH

Berita Terbaru