Waspada! Marak Penipuan Catut Nama Pejabat Kejari Bone

- Penulis

Rabu, 1 Februari 2023 - 11:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FILALIN, BONE – Maraknya penipuan yang dilakukan oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab akhir akhir ini membuat masyarakat semakin resah.

Bahkan aksi penipuan tersebut sudah memasuki di lingkup instansi pemerintahan.

Kali ini aksi penipuan tersebut telah mencatut nama pejabat tinggi di Kejari Bone yakni Kepala Kejaksaan Negeri Bone Aksyam dan Kadi Intel Kejari Bone Andi Haeril Ahmad.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk itu, Kepala Kejaksaan Negeri Bone Aksyam menghimbau kepada Organisasi, perangkat Kepala Instansi Pemerintah, Kepala Desa, Kepala Sekolah dan sejumlah masyarakat di Kabupaten Bone Sulawesi Selatan untuk mewaspadai penipuan.

Dengan modus mencatut kepala kejaksaan negeri bone maupun penjabat utama di lingkup kejari bone.

Dalam beberapa hari terakhir sejumlah modus penipuan meminta sejumlah uang yang mengatasnamakan kajari bone dan kasi intel kejari bone marak terjadi.

“Iya modus penipuan yang dilakukan oknum tersebut adalah menghubungi sejumlah kepala OPD kepala desa dan kepala sekolah yang ada di wilayah kabupaten bone melalui via WhatsApp dengan memajang foto kasi intel kejari bone,” ungkapnya Sabtu 31/1/2023.

Lanjut Aksyam menyampaikan bahwa tim dari BPK perwakilan Provinsi dan Kejaksaan akan turun di lapangan.

Terkait permasalahan kasus korupsi dan akan melakukan peninjauan lapangan sehingga oknum tersebut meminta dana untuk kegiatan ini dengan cara meminta untuk mentransfer sejumlah uang ke nomor rekening oknum tersebut.

“Jadi kami harap dengan adanya kejadian tersebut kami dari pihak Kejaksaan menghimbau kepada seluruh pihak untuk tidak menanggapi pesan dan telpon baik melalui seluler maupun via WhatsApp yang melakukan aksi penipuan dan permintaan dana dengan mengatasnamakan Kepala Kejaksaan Negeri Bone dan pejabat lingkup Kejari Bone,” kata Aksyam.

Hal senada yang dikatakan Kasi Intel Kejari Bone Andi Haeril Ahmad.

Sehubungan hal tersebut ia juga menyampaikan program program Kejaksaan seperti pendampingan terhadap kegiatan Pemerintah Daerah ataupun dana desa dilakukan secara gratis dan tidak dipungut biaya sepersen pun.

“Jika ada informasi terkait hal tersebut kami berharap untuk melapor ke bidang Intelejen Kejaksaan Negeri Bone,” kata Haeril Ahmad.(far)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Basarnas Makassar Temukan Kedua Korban Terseret Arus Sungai Buakkang dalam Kondisi Meninggal Dunia
Anggota Komisi I DPR RI Soroti Ancaman Kejahatan Digital dalam Dialog Kebangsaan di Gowa
Di Balik Angka Sensus Ekonomi: Kisah Abdul Rahman Menembus Lorong Demi Data untuk Negeri
Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Alauddin Makassar Gelar Workshop Literasi Digital di SMAN 8 Gowa
Basarnas Makassar Terjunkan Tim Rescue Bone Cari Lansia yang Hilang di Arasoe Bone
PT Pegadaian Kanwil VI Sulselbarra Maluku Salurkan Beasiswa untuk 20 Siswa Berprestasi dan Kurang Mampu di SMK Negeri 2 Maros
Malam Renungan dan Doa Bersama, Kapolres Gowa Pererat Silaturahmi dengan Buruh KSPSI di Museum Balla Lompoa
Fakultas Hukum UIT Adakan PKM, Angkat Isu Pernikahan Dini dan KUHP Baru
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 11:06 WITA

Basarnas Makassar Temukan Kedua Korban Terseret Arus Sungai Buakkang dalam Kondisi Meninggal Dunia

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:52 WITA

Anggota Komisi I DPR RI Soroti Ancaman Kejahatan Digital dalam Dialog Kebangsaan di Gowa

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:45 WITA

Di Balik Angka Sensus Ekonomi: Kisah Abdul Rahman Menembus Lorong Demi Data untuk Negeri

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:20 WITA

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Alauddin Makassar Gelar Workshop Literasi Digital di SMAN 8 Gowa

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:10 WITA

Basarnas Makassar Terjunkan Tim Rescue Bone Cari Lansia yang Hilang di Arasoe Bone

Berita Terbaru