Viral Video Anak Anggota DPRD Wajo Aniaya Tukang Parkir

- Penulis

Selasa, 31 Januari 2023 - 15:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rekaman CCTV yang merekam aksi pemukulan terhadap tukang parkir yang dilakukan anak anggota DPRD Wajo. (foto: ist)

i

Rekaman CCTV yang merekam aksi pemukulan terhadap tukang parkir yang dilakukan anak anggota DPRD Wajo. (foto: ist)

Filalin, Wajo – Sebuah video yang merekam penganiayaan terhadap tukang parkir viral di sosial media. Insiden itu diketahui terjadi di salah satu outlet MR. DIY, Jln. Andi Paggaru, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Senin (30/1/2023).

Pelaku pemukulan merupakan anak anggota DPRD Kabupaten Wajo bernama Aan Saputra Wijaya. Sementara korbannya bernama Suwardi, warga Jln. H. Andi Ninnong, Kab. Wajo.

Baca Juga: Biadab! Balita di Jakbar Tewas Usai Ditinju dan Digigit Pacar Ibunya

Dalam video yang berdurasi 19 detik, korban terlihat sedang mendorong mobil salah satu pengunjung MR. DIY. Tak lama kemudian, pelaku datang dan langsung menendang dan memukul korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah menerima pukulan telak, korban terlihat oleng dan berjalan sempoyongan.

Video penganiayaan yang diunggah melalui akun Instagram @makassarinfoku itu langsung viral. Sejumlah netizen geram karena aksi arogan yang dilakukan anak anggota DPRD tersebut.

“Sudah sangat nampak siapa yang bersalah, kekerasan sangat tidak di benarkan. Tegakkan keadilan,” tulis salah satu akun @marlinamsubroto.

“Proses jangan sampai orang2 seperti ini arogan karna merasa berkuasa,” ujar akun lainnya, @balikpapancika.

Korban penganiayaan, Suwardi dikabarkan telah melaporkan kejadian ini ke Polres Wajo dan telah melakukan visum di RS Hikmah Citra Medika Wajo.

Kronologi Kejadian versi Pelaku

“Video yang beredar di media sosial merupakan video yang tidak utuh seutuhnya,” ungkap Aan mengawali video klarifikasinya.

Dia mengungkapkan, saat kejadian dirinya bermaksud menghadiri pesta pernikahan di gedung seberang outlet MR. DIY Sengkang. Saat parkir di depan outlet tersebut, Aan mengaku kaca pintu mobilnya diketuk-ketuk seorang juru parkir.

“Pada saat itu diketuk-ketuk, saya sudah mengertilah bahwa mungkin lahan parkirnya saya tempati,” kata dia.

Aan mengaku hal itu sempat dibicarakan baik-baik dengan si tukang parkir. Dia beralasan istrinya sedang hamil tua sehingga memilih parkir tak jauh dari lokasi gedung pernikahan.

“Kalau perlu hanya naik sebentar di gedung, setelah itu balik kembali. Si juru parkir ini melontarkan kata-kata yang tidak enak lah, sempat cekcok, ada teman-teman Dishub yang melerai saya,” ujarnya.

Seusai menghadiri resepsi pernikahan tersebut, Aan menuturkan dirinya mendapati juru parkir tersebut mendorong salah satu mobil mogok. Dia pun mengaku melakukan pemukulan dipicu emosi.

“Pada saat turun, saya langsung memukul si juru parkirnya, dan menuju temannya untuk klarifikasi kalau bukan mobil saya yang didorong. Mobil saya yang berwarna jingga yang terlihat di video,” tuturnya.

“Saya mengakui kesalahan saya. Saya khilaf memukul bapak jukirnya. Bagi saya itu ripakasiri (dipermalukan) di daerah kami. Jadi saya mohon maaf, saya khilaf, Insyaallah saya akan bertemu beliau meminta maaf. Dan proses apa pun itu, saya siap terima,” tandasnya.

Kronologi Pemukulan versi Korban

Korban pemukulan Aan, Suwardi turut memberikan keterangan pemukulan dirinya. Suwardi mengatakan, sebelum pemukulan, dia menyarankan Aan untuk memarkir mobilnya lebih maju lagi.

Baca Juga: Seorang Polisi Ditangkap saat Jemput Paket Sabu di Jasa Pengiriman

“Saya suruh maju, biar tidak menghalangi kendaraan yang ingin keluar,” kata Suwardi dalam video tersebut.

Ia meminta Aan untuk parkir serong kendaraannya di lahan parkir MR.DIY. Namun Aan tetap tidak mau dan memilih memarkir kendaraan di bahu jalan.

Setelah pembicaraan itu, Suwardi mendorong mobil lainnya yang juga sedang parkir di bahu jalan. Namun, tiba-tiba Aan menghampiri dirinya. Seketika, tendangan dan pukulan menghujam di tubuh dan wajahnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Resmi Menjadi Polresta, Gowa Siap Tingkatkan Pelayanan dan Keamanan Masyarakat
KPPU DAN MUI PERKUAT KOLABORASI KAWAL KEMITRAAN UMKM SERTA PERSAINGAN USAHA DI SEKTOR SYARIAH 
OJK TUNTASKAN PENYIDIKAN PERKARA TINDAK PIDANA PERBANKAN PT BPR DCN
Tabrakan di Jalan Pelita Limbung, Pengendara Soul GT Terluka Ringan
Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolda Sulsel Berlangsung Khidmat, Kapolda Tegaskan Komitmen Penguatan Polri Presisi
Djaya Jumain: Masyarakat Gowa Diminta Menghentikan Penyebaran Informasi yang Menyerang Kehormatan Bupati Gowa
Polemik di Gowa: Antara Hak Angket dan Koridor Hukum
Djaya Jumain: Rapat Hak Angket DPRD Gowa yang Membahas Dugaan Asusila Seharusnya Tidak Disiarkan Langsung dan Dilaksanakan Secara Tertutup
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:20 WITA

Resmi Menjadi Polresta, Gowa Siap Tingkatkan Pelayanan dan Keamanan Masyarakat

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:46 WITA

KPPU DAN MUI PERKUAT KOLABORASI KAWAL KEMITRAAN UMKM SERTA PERSAINGAN USAHA DI SEKTOR SYARIAH 

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:39 WITA

OJK TUNTASKAN PENYIDIKAN PERKARA TINDAK PIDANA PERBANKAN PT BPR DCN

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:09 WITA

Tabrakan di Jalan Pelita Limbung, Pengendara Soul GT Terluka Ringan

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:51 WITA

Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolda Sulsel Berlangsung Khidmat, Kapolda Tegaskan Komitmen Penguatan Polri Presisi

Berita Terbaru