Tiga Bocah 8 Tahun Perkosa Anak TK di Mojokerto

- Penulis

Jumat, 20 Januari 2023 - 18:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Filalin, Mojokerto – Seorang siswi TK di Mojokerto, Jawa Timur diperkosa oleh tiga bocah berusia 8 tahun. Pengacara korban, Krisdiyansari menyebut kejadian ini terjadi pada Sabtu (7/1/2023).

Kasus dugaan pemerkosaan itu sempat dimediasi oleh pemerintah desa setempat, tetapi tidak mencapai titik temu.

“Ini sudah dua kali dimediasi oleh pemerintah desa setempat. Tanggal 9 dan 16 Januari lalu. Tetapi mediasi tidak mencapai titik temu. Sehingga proses hukum terus berjalan,” kata Krisdiyansari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: Breaking News! Bharada E Dituntut 12 Tahun Penjara di Kasus Pembunuhan Brigadir J – Filalin

Dia juga menyatakan bahwa korban mengaku sudah lima kali diperkosa oleh salah satu pelaku yang merupakan tetangga korban.

Menurut keterangan pengacara korban, dugaan pemerkosaan ini terjadi antara pukul 11.00 hingga 13.00 di sebuah rumah kosong.

“Pelaku pertama memperkosa korban. Kemudian dia menyuruh temannya melakukan hal yang sama. Jika tidak, mereka diancam mau dipukul dan tidak dijadikan teman. Pengakuan korban, dua pelaku memperkosa, satunya mencabuli,” ungkap Krisdiyansari

Saat itu, dua teman korban berada di depan rumah kosong tempat terjadinya dugaan pemerkosaan.

Seorang teman korban menceritakan peristiwa itu ke pengasuhnya. Yang kemudian menceritakan ke nenek dan ibu korban pada keesokan harinya. Ibu korban yang geram lalu melabrak orang tua bocah terduga pelaku.

“Hasil visum terhadap korban di RSUD Prof dr Soekandar memang menyatakan ada luka akibat memaksakan benda masuk ke dalam alat kelamin korban,” ungkap Krisdiyansari.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Gondam Prienggondhani, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari orang tua korban. Kasus ini masih dalam penyelidikan oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA).

Baca Juga: Pemerintah Usul Menaikkan Biaya Haji 2023 Jadi Rp69 Juta per Jamaah

“Iya benar, masih dalam proses penyelidikan,” tandasnya.

Sementara itu, pemerintah desa Dlanggu menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak keamanan dan keluarga korban.

Saat ini, korban enggan pergi ke sekolah karena malu. Korban yang berusia 6 tahun itu juga sangat membutuhkan trauma healing.

“Sekarang korban tidak sekolah lagi karena teman-temannya sudah pada tahu. Psikolog cuma pemeriksaan, kalau sampai terapi belum ada,” pungkas Krisdiyansari.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Lansia yang Hilang di Desa Abbanuange Soppeng
Dugaan Isi LPG 3 Kg Tak Sesuai Takaran di Luwu Utara Viral, Warga Minta Pemeriksaan Agen
Pelaku Pengancaman Istri yang Viral di Media Sosial Ditangkap Resmob Polsek Rappocini
Pria Lompat dari Jembatan Kembar Gowa, Tim SAR Lakukan Pencarian di Sungai Jeneberang
OJK Minta Korban Dugaan Investasi Bodong di Purwokerto Segera Melapor
IASC Gelar Operasi Bersama Berantas Penipuan Lintas Negara, 3.018 Orang Ditangkap
LIMA PENDAKI TERSAMBAR PETIR DI PUNCAK GUNUNG MONROLO MAROS, SATU ORANG MENINGGAL DUNIA
Gunungan Sampah di Pasar Kemis Jadi Sorotan, DPD IWO-I Kabupaten Tangerang: “Jangan Tunggu Viral Baru Bergerak!”
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 10:40 WITA

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Lansia yang Hilang di Desa Abbanuange Soppeng

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:27 WITA

Dugaan Isi LPG 3 Kg Tak Sesuai Takaran di Luwu Utara Viral, Warga Minta Pemeriksaan Agen

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:33 WITA

Pelaku Pengancaman Istri yang Viral di Media Sosial Ditangkap Resmob Polsek Rappocini

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:58 WITA

Pria Lompat dari Jembatan Kembar Gowa, Tim SAR Lakukan Pencarian di Sungai Jeneberang

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:17 WITA

OJK Minta Korban Dugaan Investasi Bodong di Purwokerto Segera Melapor

Berita Terbaru

Berita

Satu pendaki patah kaki dievakuasi dari Bulu Saukang

Rabu, 17 Jun 2026 - 07:27 WITA